Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pelajar Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pa’i

Palce Amalo
15/1/2026 19:00
Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pelajar Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pa’i
Ilustrasi(SAR Maumere)

OPERASI pencarian terhadap seorang pelajar SMP yang tenggelam di kawasan wisata Air Terjun Tiwu Pa’i, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Kamis (15/1) masih terkendala kondisi cuaca buruk di lokasi kejadian.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan cuaca buruk berupa hujan disertai angin kencang menyebabkan debit air di kawasan Air Terjun Tiwu Pa’i meningkat signifikan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kuatnya arus sungai dan membatasi ruang gerak tim SAR gabungan.

“Sejak beberapa hari terakhir hujan terus turun dan disertai angin kencang. Akibatnya debit air di air terjun dan aliran sungai sangat tinggi serta arus menjadi deras. Ini cukup berisiko bagi tim di lapangan,” ujar Fathur Rahman.

Korban diketahui bernama Armedo W. Jeferson (13), pelajar SMP kelas II yang berdomisili di Asrama Putra Fransiskus Xaverius Ruteng. Ia dilaporkan tenggelam pada Minggu (11/1) saat berenang bersama teman-temannya di sekitar lokasi wisata air terjun tersebut.

Memasuki hari kelima operasi SAR, pencarian dimulai sejak pukul 06.00 Wita. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di lokasi kejadian awal, bantaran sungai, serta melakukan penyelaman dengan memperhatikan keselamatan personel. Penyisiran juga diperluas hingga aliran sungai sejauh sekitar tiga kilometer dan area muara menggunakan perahu karet.

Fathur Rahman menjelaskan, selain arus deras, hujan yang terus mengguyur membuat air sungai berubah keruh sehingga jarak pandang penyelam sangat terbatas. “Kondisi air yang keruh dan debit yang tinggi membuat proses pencarian tidak bisa dilakukan secara maksimal,” katanya.

Operasi SAR melibatkan Pos SAR Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Pos AL Reo, Polsek Reo, Koramil 1612/02 Reo, BPBD Manggarai, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Hingga Kamis sore, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi, sambil terus memantau perkembangan cuaca di lokasi.

Kepala Kantor SAR Maumere juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar untuk sementara tidak melakukan aktivitas mandi maupun berenang di kawasan Air Terjun Tiwu Pa’i selama cuaca buruk masih berlangsung, mengingat tingginya debit air dan derasnya arus sungai yang berpotensi membahayakan keselamatan. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya