Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATRESKRIM Polres Pelabuhan Belawan tengah melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyeret seorang bocah perempuan berusia 9 tahun di Medan Marelan, Sumatra Utara. Identitas pelaku kini telah dikantongi polisi setelah serangkaian penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).
Peristiwa yang menggegerkan warga Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan ini menjadi atensi serius kepolisian karena korbannya merupakan anak di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Ajun Komisaris Agus Purnomo, mengonfirmasi bahwa pengejaran di lapangan terus dilakukan berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan tim penyidik.
"Laporan sudah kami terima dan identitas pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya, semoga pelaku segera tertangkap," ujar Agus, Selasa (13/1/2026).
Pihak kepolisian saat ini mempersempit ruang gerak pelaku dengan berkoordinasi bersama jajaran Polsek dan satuan samping. Pelacakan dilakukan melalui keterangan saksi mata dan rekaman kamera pengawas yang menangkap ciri-ciri fisik tersangka.
Insiden memilukan ini terjadi pada Sabtu (10/1). Pelaku yang memiliki ciri fisik bertubuh tambun menyusup ke rumah korban untuk merampas ponsel milik orang tua korban. Namun, aksi tersebut tak berjalan mulus setelah dipergoki oleh keluarga korban.
Panik, pelaku langsung memacu sepeda motornya untuk melarikan diri. Secara spontan, bocah berinisial JV berusaha mempertahankan ponsel tersebut dengan memegang bagian belakang motor pelaku. Akibatnya, korban terseret di atas aspal jalan selama beberapa meter sebelum akhirnya pegangannya terlepas.
Ada satu detail yang cukup janggal dalam peristiwa ini; setelah menyeret korban, pelaku sempat menghentikan laju kendaraannya dan mengembalikan ponsel tersebut kepada JV sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi.
Terkait kondisi kesehatan korban, Kapolsek Medan Labuhan, Komisaris Tohap Sibuea, menjelaskan bahwa bocah malang tersebut kini dalam masa pemulihan.
"Korban sudah membaik, hanya mengalami luka lecet," ungkap Tohap.
Meski ponsel telah dikembalikan, polisi menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan tegas. Aksi pelaku dinilai sangat berbahaya karena mengancam nyawa anak di bawah umur. Polisi mengimbau masyarakat yang melihat sosok dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. (YP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved