Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HANYA dalam enam bulan, program bantuan bibit kambing Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menuai hasil yang melampaui ekspektasi. Dari kambing-kambing yang didistribusikan, tercatat 134 ekor lahir dan 276 ekor bunting, sehingga menambah total populasi menjadi 410 ekor.
Capaian produktivitas 25% ini bukan hanya sekadar angka, melainkan batu loncatan ambisius menuju visi Sulbar sebagai sentra pemasok bibit ternak untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dan wilayah Kalimantan.
Monitoring intensif yang dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar mengungkap perkembangan menggembirakan. Dari bantuan yang disalurkan pada 2025, telah lahir 134 ekor anak kambing dan sebanyak 276 ekor induk dilaporkan dalam kondisi bunting.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Sulbar, Hamdani Hamdi, yang memimpin langsung pemantauan, menyatakan capaian ini adalah bukti kesuksesan program prioritas peternakan.
"Alhamdulillah, ini indikator bahwa program Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur berjalan dengan baik. Dampak ekonomi bagi peternak sudah terlihat nyata," ujar Hamdani, Senin (12/1).
Namun, menurut Hamdani, tujuan program jauh lebih besar dari sekadar penambahan populasi. Pemerintah mendorong terciptanya ekosistem hilirisasi terintegrasi, mulai dari pembibitan, penggemukan, hingga pemasaran.
"Target jangka panjangnya, Sulbar tidak hanya mencapai swasembada, tapi menjadi sentra dan penyuplai bibit kambing unggul," tegasnya.
Ia bahkan menyebut peluang konkret: memasok kebutuhan bibit untuk wilayah pertumbuhan seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dan sekitarnya.
"Dengan potensi dan kebijakan kami, Sulbar sangat mungkin menjadi daerah penyangga pangan dan pemasok bibit berkualitas untuk IKN," imbuh Hamdani optimistis.
Komitmen pendampingan berkelanjutan ditegaskan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar. "Kami akan terus pantau dan evaluasi agar manfaat program ini benar-benar berjangka panjang bagi peternak," janjinya.
Di lapangan, para penerima manfaat, Masdar, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang, mengungkapkan rasa syukur. "Kambingnya besar dan produktif. Di kelompok kami, sudah 7 ekor melahirkan dan 9 ekor bunting. Ekonomi kami memang terbantu," tuturnya.
Program bantuan kambing ini kini bertransformasi dari sekadar bantuan sosial menjadi motor penggerak ekonomi baru berbasis peternakan. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved