Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda sejumlah desa dan kelurahan di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali bertambah. Hingga kini tercatat 17 orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian.
“Korban meninggal 17 orang, sementara dalam pencarian sebanyak dua orang. Untuk korban meninggal awalnya ada 15 orang, kemudian bertambah satu yang meninggal karena sakit di pengungsian dan satu lainnya yang baru ditemukan,” ujar Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, di Manado, Kamis.
Nuriadin menjelaskan, dua korban yang masih dicari masing-masing bernama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung, keduanya berjenis kelamin laki-laki.
Pada Rabu (7/1) sekitar pukul 11.40 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Clayton Azriel Tatambihe. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Upaya pencarian dilanjutkan hingga siang hari, namun tim menghadapi kendala cuaca berupa hujan disertai angin kencang, terutama di wilayah Desa Bahu Sondang.
Hingga pukul 18.00 WITA, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan dua korban lainnya sehingga operasi dihentikan sementara.
“Pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari ini mulai pukul 08.00 WITA,” katanya.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur: Basarnas Sulawesi Utara, Kodam XIII/Merdeka, Polda Sulut, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Polres Sitaro, Kodim Sangihe, Koramil Sitaro, Pos AL Siau, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat setempat.
Nuriadin menegaskan, Basarnas akan terus berupaya maksimal hingga seluruh korban ditemukan dan bantuan kepada warga terdampak tetap berjalan.
Banjir bandang diketahui terjadi pada Senin (5/1) dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih lima jam. (Ant/E-3)
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, resmi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang selama 14 hari.
Basarnas Bali gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 selama 17 hari. 140 personel disiagakan di pelabuhan, bandara, dan objek wisata untuk antisipasi darurat.
Selanjutnya pada pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia
Tiga orang meninggal dunia setelah tertimbun longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved