Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Korban Meninggal Banjir Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang, 2 masih Hilang

Andhika Prasetyo
08/1/2026 08:04
Korban Meninggal Banjir Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang, 2 masih Hilang
Kondisi Sitaro setelah diterjang banjir bandang.(Antara)

Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang yang melanda sejumlah desa dan kelurahan di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali bertambah. Hingga kini tercatat 17 orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian.

“Korban meninggal 17 orang, sementara dalam pencarian sebanyak dua orang. Untuk korban meninggal awalnya ada 15 orang, kemudian bertambah satu yang meninggal karena sakit di pengungsian dan satu lainnya yang baru ditemukan,” ujar Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, di Manado, Kamis.

Nuriadin menjelaskan, dua korban yang masih dicari masing-masing bernama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung, keduanya berjenis kelamin laki-laki.

Pada Rabu (7/1) sekitar pukul 11.40 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Clayton Azriel Tatambihe. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Upaya pencarian dilanjutkan hingga siang hari, namun tim menghadapi kendala cuaca berupa hujan disertai angin kencang, terutama di wilayah Desa Bahu Sondang.

Hingga pukul 18.00 WITA, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan dua korban lainnya sehingga operasi dihentikan sementara.

“Pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari ini mulai pukul 08.00 WITA,” katanya.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur: Basarnas Sulawesi Utara, Kodam XIII/Merdeka, Polda Sulut, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Polres Sitaro, Kodim Sangihe, Koramil Sitaro, Pos AL Siau, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat setempat.

Nuriadin menegaskan, Basarnas akan terus berupaya maksimal hingga seluruh korban ditemukan dan bantuan kepada warga terdampak tetap berjalan.

Banjir bandang diketahui terjadi pada Senin (5/1) dini hari setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih lima jam. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya