Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

1.206 Rumah di Lamongan Terendam Banjir Luapan Bengawan Jero

M Yakub
06/1/2026 19:11
1.206 Rumah di Lamongan Terendam Banjir Luapan Bengawan Jero
Rumah terendam banjir akibat luapan Bengawan Jero di Lamongan, Jawa Timur.(MI/M Yakub)

SEDIKITNYA 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (6/1). Banjir yang melanda di lima kecamatan ini sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. 

Banjir juga mengenangi sejumlah fasilitas umum di kawasan setempat. "Iya, sejak sepekan ini banjir menggenangi lima kecamatan," kata Juru Bicara Pemkab Lamongan, Sugeng Widodo, Selasa (6/1). 

Lima kecamatan yang terdampak banjir luapan Bengawan Jero itu meliputi Kalitengah, Turi, Karangbinanggun, Deket dan Glagah. Banjir itu mengakibatkan 1.206 unit rumah tergenang. 

Dampak banjir yang cukup parah terjadi di Kecamatan Kalitengah dengan jumlah rumah terdampak sebanyak 374 unit dan Kecamatan Turi sebanyak 423 unit. Banjir juga merendam sawah dan tambak seluas 2.632 hektar dan jalan poros lingkungan sepanjang 14.770 meter. 

Sugeng menambahkan banjir juga mengenangi sejumlah fasilitas umum seperti masjid dan musala sebanyak 14 unit dan 6 unit berada di Kecamatan Deket. Selain itu, banjir juga menggenangi 2 puskesmas di Kecamatan Kalitengah serta 4 balai desa di Kecamatan Kalitengah dan Glagah. 

Menurut dia, tinggi genangan banjir berkisar antara 10 -30 cm. Banjir tidak sampai menganggu aktifitas warga. Karena bencana luapan Bengawan Jero ini hampir terjadi setiap tahunnya. "Jadi warga sudah terbiasa sehingga mereka total bertahan dan beraktivitas seperti biasa," pungkas Sugeng. (E-2) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya