Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pengungsi Banjir di Kabupaten Banjar Bertambah, BPBD Catat 117.836 Jiwa Terdampak

Denny Susanto
03/1/2026 15:02
Pengungsi Banjir di Kabupaten Banjar Bertambah, BPBD Catat 117.836 Jiwa Terdampak
Sebuah rumah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan terendam banjir.(MI/Denny Susanto)

JUMLAH warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus bertambah. Hingga Sabtu (3/1), sebanyak 117.836 jiwa dari 41.832 keluarga terdampak, dengan 4.695 orang di antaranya terpaksa mengungsi.

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banjar mencatat banjir masih merendam 24.278 rumah yang tersebar di 124 desa pada 10 kecamatan. Untuk penanganan pengungsi, telah disiapkan 18 posko atau lokasi pengungsian, sementara sebagian warga lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga atau ke tempat yang dinilai lebih aman.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, menyampaikan bahwa kondisi banjir mengalami pergeseran dari wilayah hulu ke wilayah hilir. Seiring masih tingginya curah hujan, potensi perluasan banjir masih terbuka.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Ahmadi. Menurutnya, genangan banjir kini meluas ke wilayah hilir, seperti Kecamatan Sungai Tabuk dan sejumlah daerah dataran rendah lainnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan bantuan tanggap darurat dalam kondisi mencukupi. Dinas Sosial Kalsel setiap hari menyalurkan puluhan ribu paket makanan melalui dapur umum kepada korban banjir, baik di posko pengungsian maupun langsung ke lokasi terdampak.

Berdasarkan pemantauan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan. Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan juga telah mengeluarkan peringatan dini menyusul meningkatnya tinggi muka air di sejumlah sungai besar dan bendung. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya