Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan monitoring harga dan ketersediaan pangan di Pasar Kendal serta sejumlah titik strategis lainnya di Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan memastikan harga sembilan bahan pokok (sembako) tetap stabil dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung harga dan stok berbagai komoditas utama, antara lain beras, minyak goreng, cabai, telur, ayam, bawang, dan daging. Berdasarkan hasil pemantauan, harga pangan di Pasar Kendal terpantau stabil dan secara umum berada di bawah rata-rata nasional.
Harga beras tercatat stabil dan berada di bawah HET. Sementara itu, harga cabai berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, telur ayam Rp28.000–Rp29.000 per kilogram, dan ayam potong Rp37.000–Rp38.000 per kilogram. Untuk komoditas bawang, harga terpantau relatif murah, yakni sekitar Rp30.000 per kilogram. Adapun harga daging sapi berada di kisaran Rp125.000–Rp130.000 per kilogram.
“Harga pangan di sini terjangkau, stoknya banyak, dan lebih murah dibandingkan beberapa provinsi lain yang saya kunjungi,” ujar Zulkifli Hasan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan wujud kehadiran nyata pemerintah dalam menjamin ketahanan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya di Jawa Tengah.
“Monitoring ini kami lakukan agar masyarakat Jawa Tengah dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum pergantian Tahun Baru,” jelas Ahmad Rizal Ramdhani.
Usai meninjau pasar, Menko Pangan dan Dirut Bulog juga melakukan pengecekan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Tambak Aji. Stok CBP yang dikuasai Perum Bulog di wilayah Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 241 ribu ton, sehingga dinilai cukup untuk menjamin pasokan beras hingga awal tahun 2026.
Melalui kegiatan monitoring ini, Perum Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah. Dengan sinergi yang kuat antarinstansi, pemerintah optimistis masyarakat Jawa Tengah dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan aman, tenang, serta tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan pokok.(E-2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved