Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

PetroChina Sukses Hijaukan 34 Hektare DAS Jambi

Naufal Zuhdi
30/12/2025 21:00
PetroChina Sukses Hijaukan 34 Hektare DAS Jambi
SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. secara resmi menyerahkan kembali 34 hektare Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kepada Kementerian Kehutanan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Vice(Dok PetroChina)

PETROCHINA menunjukkan komitmen kuat dalam pemulihan ekosistem hutan dan daerah aliran sungai (DAS). Sebagai pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), perusahaan ini bekerja sama dengan pemerintah dan komunitas untuk pengelolaan hutan yang lestari.

Pada 17 Desember 2025, SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. secara resmi menyerahkan kembali 34 hektare Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kepada Kementerian Kehutanan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Vice President Operations PetroChina Khostarosa Andhika Jaya, kepada Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Dyah Murtiningsih.

Tim penilai lintas instansi, termasuk BPDAS Batanghari, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, dan UPTD KPH Unit XIV, menilai keberhasilan vegetasi mencapai 95,88%. Tanaman asli seperti jelutung rawa, pulai rawa, balangeran, kayu aro, jengkol, nangka, dan pinang tumbuh dengan jarak tanam 3x3 meter, rata-rata tinggi 127,5 cm per batang.

Sejak 2022, PetroChina aktif melakukan rehabilitasi DAS dan HLG di Tanjung Jabung Timur. Pada 2023, perusahaan meraih penghargaan dari Kementerian LHK atas upaya reklamasi dan keberlanjutan di 473 ha DAS dan 40 ha hutan kota di Muara Sabak Barat.

Selain reklamasi, PetroChina juga menanam mangrove di berbagai wilayah Indonesia. Hingga kini, lebih dari 93 ribu bibit mangrove telah ditanam, termasuk 35.200 di Waitambi, 10.813 di Pangkal Babu, 10.000 di Pantai Indah Kapuk, dan 5.000 di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya