Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Akses Menuju Wisata Cipanas dan Gunung Papandayan Padat, One Way Diberlakukan

Kristiadi
28/12/2025 15:09
Akses Menuju Wisata Cipanas dan Gunung Papandayan Padat, One Way Diberlakukan
Anggota Satlantas Polres Garut melakukan rekayasa sistem one way dari arah Leles menuju Tarogong atau Cipanas, Jawa Barat, Minggu (28/12/2025).(MI/ Kristiadi)

AKSES menuju objek wisata Cipanas, Garut, Jawa Barat tampak padat, Minggu (28/12). Polres Garut pun memberlakukan sistem satu arah (one way).

 

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto mengatakan, libur Natal/Tahun Baru 2025/2026 bahwa dengan tingginya volume kendaraan, maka kemacetan sulit dihindarkan. Untuk mengatasi hal itu Polres Garut memberlakukan sistem one way dari arah Leles menuju Tarogong atau Cipanas.

 

"Peningkatan pengunjung menunju objek wisata Cipanas tercatat 21.691 orang dan jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Cipanas 2.003 motor, 3.482 mobil dan 46 bus hingga anggota satuan lalu lintas Polres Garut melakukan rekayasa sistem One Way mengantisipasi kepadatan dari arah Leles, Tarogong atau Cipanas," katanya, Minggu (28/12/2025).

 

Yugi mengatakan, meningkatnya volume kendaraan berpotensi akan menimbulkan kemacetan, khususnya di jalur menuju kawasan wisata Cipanas termasuk lokasi lainnya. "Berdasarkan laporan yang diterimanya di beberapa objek wisata di Garut memang ribuan pengunjung telah memadati Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut dan anggota Polsek melakukan monitoring memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di kawasan wisata selama libur akhir tahun," jelasnya.

 

Menurut Yugi, pengunjung yang datang ke TWA Gunung Papandayan tercatat 1.400 orang melakukan kegiatan hiking dan 124 orang camping hingga jumlah kendaraan yang masuk kawasan wisata 112 mobil dan 123 motor. Namun, meningkatnya wisata anggota Polsek Cisurupan melakukan patroli dialogis memberikan imbauan pada pengelola karyawan, pengunjung TWA Gunung Papandayan agar selalu waspada terhadap potensi pencurian dan gangguan kamtibmas.

 

"Kami juga meminta agar anggota jajaran TNI, Polsek, BPBD, Tagana, Damkar, PMI selalu meningkatkan kesiapsiagan setiap daerahnya mengingat curah hujan masih akan terjadi. Karena, memang berbagai kejadian di wilayah dapat menimbulkan bencana longsor, banjir, pohon tumbang supaya kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa," pungkasnya. (M-1).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya