Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Jalur Tarutung–Padang Sidempuan Rawan, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Januari Hutabarat
23/12/2025 14:11
Jalur Tarutung–Padang Sidempuan Rawan, Pengguna Jalan Diminta Waspada
Kondisi badan jalan di Batujomba Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan.(MI/Januari Hutabarat)

Akses Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Tarutung–Padang Sidempuan, tepatnya di kawasan Batu Jomba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih rawan dilintasi. Ruas jalan yang tengah dalam perbaikan itu menjadi titik berisiko, terutama di tengah tingginya curah hujan.

Kondisi badan jalan yang menyempit dan licin dikeluhkan para pengguna jalan. Amrul Pohan, salah seorang pengendara, mengaku waswas setiap kali melintasi kawasan tersebut.

“Permukaan jalan masih licin dan sempit. Kalau hujan, sangat berisiko, apalagi bagi kendaraan yang membawa muatan,” ujarnya, Selasa (23/12).

Menurutnya, pascabanjir dan longsor, ruas jalan itu membutuhkan penanganan serius. Ia berharap adanya langkah darurat berupa penimbunan batu kerikil agar kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan aman.

Selain perbaikan fisik, Amrul juga mengusulkan pembatasan kendaraan berat, khususnya truk bermuatan besar, terutama selama arus Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembatasan tersebut dinilai penting guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Di sisi lain, warga menyebut masih tersedia jalur alternatif dari Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, menuju Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan. Namun jalur tersebut juga memiliki tingkat risiko tinggi.

“Jalannya terjal dan memiliki banyak tikungan tajam. Pengemudi benar-benar harus ekstra hati-hati,” kata Amstrong Naibaho, warga Tapanuli Utara.

Ia menilai kehadiran petugas kepolisian atau Dinas Perhubungan di titik-titik rawan sangat dibutuhkan, khususnya di jalur ekstrem, untuk mengatur lalu lintas dan mencegah kecelakaan. (H-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya