Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan deras yang terjadi di berbagai daerah telah menyebabkan sebuah tebing setinggi 5 meter longsor membawa lumpur tutup akses jalan penghubung Banjarwangi arah Singajaya tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Kejadian tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi jalan tertutup tanah longsor sepanjang 7 meter.
Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan mengatakan, pihaknya mendapat laporan akses jalan penghubung Banjarwangi arah Singajaya tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi tertutup material longsor dan lumpur. Atas kejadian itu langsung bergerak melakukan koordinasi dengan PUPR dan masyarakat untuk melakukan evakuasi material.
"Hujan deras yang terjadi menyebabkan sebuah tebing setinggi 5 meter longsor dan menimbun jalan penghubung Banjarwangi menuju Singajaya, tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Tanjungjaya. Namun, tanah tersebut menutup badan jalan sepanjang 7 meter dan upaya evakuasi dilakukan oleh tim gabungan agar jalan kembali dilewati pengendara," katanya, Senin (22/12/2025).
Ipar mengatakan, hujan deras yang terjadi membuat lalu lintas terganggu hingga mobil tidak bisa melewati meski motor bisa melalui meski terdapat genangan lumpur menutupi jalan dan mereka harus ektra hati-hati lantaran kondisinya itu licin. Akan tetapi, bencana longsor yang menimbun jalan berhasil dilakukan berkat bantuan tim gabungan.
"Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan imbauan terutama kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan rawan longsor. Namun, potensi bencana longsor masih akan terjadi kalau hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Sementara itu, kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar mengatakan, hujan deras yang terjadi di wilayahnya harus diantisipasi karena bisa menyebabkan banjir, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang. Karena jelang natal dan tahun baru adanya potensi bisa terjadi di wilayahnya mengingat untuk saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi dan mereka harus tetap waspada.
"Hujan deras yang terjadi harus selalu mewaspadai terutama luapan sungai karena bisa menyebabkan bencana banjir, longsor dan pohon tumbang. Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan akan terus terjadi pada pergantian tahun dan BPBD sudah menyiapkan peralatan seperti ekskavator agar prosesnya lebih cepat ditanggulangi," pungkasnya. (H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved