Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu, memastikan stok atau pasokan bahan pangan strategis aman menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mendatang. Pasokan bahan pangan strategis tersebut adlah beras, minyak goreng, dan komoditas pangan lainnya.
Kepala Perum Bulog Kanwil Bengkulu, Dodi Syarial di Bengkulu, mengatakan, pasokan pangan menjelang Nataru di Provinsi Bengkulu, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
"Seluruh gudang Bulog yang tersebar di Provinsi Bengkulu, telah memiliki cadangan beras yang cukup dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga lima bulan ke depan," katanya
Masyarakat tidak perlu khawatir lanjut dia, terhadap ketersediaan beras di wilayah Bengkulu, termasuk untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode Nataru.
Bulog juga memastikan stok beras di Bengkulu menghadapi Nataru dalam keadaan ama dan dijamin dapat mengatasi lonjakan permintaan dari konsumen.
Saa ini, berdasarkan data yang ada, stok beras pemerintah di seluruh gudang Bulog Bengkulu saat ini tercatat sebanyak 4.600 ton.
"Bulog juga tengah mendapatkan tambahan pengiriman beras yang saat ini sedang dalam pengiriman ke Bengkulu, sehingga total stok beras diperkirakan dapat mencapai 12.000 ton," imbuhnya.
Bulog, kata dia, telah melakukan perhitungan dan penyiapan stok jauh-jauh hari sehingga cadangan beras ini sangat aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan intervensi pasar selama Nataru dan di luar periode tersebut,
Untuk itu, Bulog telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yakni, dengan mempercepat penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada kelompok penerima manfaat (KPM), sehingga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan kelompok rentan memperoleh haknya secara tepat waktu. (H-1)
Sepanjang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sama seperti mudik lebaran, terjadi peningkatan kebutuhan terhadap asuransi perlindungan perjalanan.
Di pelabuhan Merak, Dudy meninjau infrastruktur dan fasilitas operasional Terminal Eksekutif 1 serta melakukan pemantauan CCTV melalui ruang kontrol pelabuhan Merak.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Mardiansyah mengatakan, secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 132.863 kendaraan.
Tinggi gelombang di perairan Kepulauan Natuna dan Anambas, Lingga, Bintan, serta Tambelan berpotensi mencapai hingga 1,9 meter.
Pembatasan operasional truk bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved