Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Setahun Beroperasi, RSUD Mijen Siap Layani Pasien BPJS Mulai 2026

Haryanto Mega
15/12/2025 23:06
Setahun Beroperasi, RSUD Mijen Siap Layani Pasien BPJS Mulai 2026
RSUD Mijen menandatangani kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sebagai persiapan melayani pasien BPJS pada 2026.(MI/Haryanto Mega)


RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Mijen genap beroperasi selama satu tahun dengan capaian positif dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat wilayah barat Kota Semarang. Selama setahun beroperasi, RSUD Mijen telah melayani 6.884 pasien umum.

Momentum satu tahun operasional tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama layanan bersama BPJS Kesehatan, sebagai persiapan RSUD Mijen untuk mulai melayani pasien BPJS pada 2026.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan kehadiran RSUD Mijen sangat penting dalam upaya pemerataan layanan kesehatan. Meski baru melayani pasien umum, jumlah kunjungan hampir mencapai 7.000 pasien.

“Hampir 7.000 pasien. Artinya kehadiran rumah sakit ini memang sangat dibutuhkan masyarakat Mijen dan sekitarnya. Ini bagian dari pemerataan pelayanan kesehatan,” ujar Agustina saat menghadiri peringatan HUT ke-1 RSUD Mijen, Minggu (14/12).

Menurutnya, pengembangan RSUD Mijen merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Semarang untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat. Ia menyebut, secara indeks, jumlah layanan kesehatan di Kota Semarang masih perlu ditingkatkan.

Melalui program Semarang Inklusif yang salah satunya diwujudkan dalam Semarang Sehat, Pemkot Semarang berkomitmen memperluas layanan kesehatan, baik melalui pengembangan rumah sakit daerah maupun peningkatan fasilitas Puskesmas.

“Kami terus mengembangkan RSUD Mijen, meningkatkan Puskesmas pembantu menjadi Puskesmas yang lebih baik, serta mendorong Puskesmas rawat inap agar layanan semakin dekat dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.

LAYANI BERAGAM KELAS
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, menyebut penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan menjadi tonggak penting bagi RSUD Mijen.

“Ulang tahun pertama ini menjadi kado istimewa. Per 1 Januari nanti, RSUD Mijen sudah bisa memberikan layanan untuk pasien BPJS,” kata Hakam.

Ia menjelaskan, RSUD Mijen nantinya akan melayani peserta BPJS dari berbagai kelas, sehingga memudahkan masyarakat Mijen, Gunungpati, dan Ngaliyan untuk mengakses layanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan.

Saat ini, RSUD Mijen telah memiliki layanan spesialis penyakit dalam, anak, obsgyn, bedah, kesehatan jiwa, anestesi, patologi klinik, serta kulit dan kelamin. Pada tahun 2026, direncanakan penambahan layanan spesialis saraf, rehabilitasi medik, dan ortopedi.

Peringatan satu tahun operasional RSUD Mijen juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti sunatan massal, skrining kesehatan gratis, talkshow dokter spesialis, serta program week care bagi balita dengan masalah gizi, sebagai wujud komitmen RSUD Mijen dalam memberikan layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya