Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jamin Perayaan Nataru Lancar, Lamongan Gelar Rakor Lintas Sektoral

M Yakub
15/12/2025 22:39
Jamin Perayaan Nataru Lancar, Lamongan Gelar Rakor Lintas Sektoral
Lamongan menggelar rapat koordinasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.(MI/M Yakub)

 

JELANG perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Forkopimda Kabupaten Lamongan mengelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama  Kepolisian Resor, di Pendopo Pemkab setempat, Senin (15/12) petang. 

Rakor ini dilaksanakan untuk bersinergi  dalam pengamanan hingga mitigasi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi pada Nataru. Terlebih pada Desember 2025 hingga Januri 2026, masih masuk perkiraan puncak musim hujan.

Dalam meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas pada Nataru, Pemkab Lamongan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan akan melakukan perbaikan dan perawatan fasilitas infrstruktur perlengkapan jalan. Antara lain, rambu lalu lintas, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL/traffic light), serta penerangan jalan umum (PJU) guna mendukung keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas. Selanjutnya, akan melaksanakan pengawasan, pengamanan, dan koordinasi pada perlintasan sebidang pada jakur kereta api. 

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) juga akan memasang spanduk imbauan keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan antara kendaraan dan kereta api.

Menurut dia, untuk mengurangi resiko kecelakaan juga akan dilakukan pemeriksaan sarana angkutan penyeberangan sungai, dan pemberian bantuan berupa jaket pelampung (life jacket). 

Dishub juga akan memasang spanduk imbauan keselamatan serta memastikan pemenuhan standar keselamatan bagi penumpang, serta melakukan kegiatan ramp check angkutan umum. Hal ini untuk memastikan kelayakan teknis dan administrasi kendaraan selama masa Nataru.

MITIGASI BENCANA 
Untuk mitigasi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Lamongan langkah strategis yang disiapkan meliputi, penyediaan posko oleh BPBD Kabupaten Lamongan, membentuk 96 Desa Tangguh Bencana dari total target 120 Desa.

"Rakor hari ini adalah momentum menyatukan visi misi, agar skema pengamanan, pengendalian, rekayasa lalu lintas, hingga mitigasi benaca hidrometeorologi saat Nataru terintegrasi dan dapat memberikan respon cepat dalam melayani masyarakat," kata Bupati membuka rapat koordinasi lintas sektoral, Senin (15/12) petang.

Selanjutnya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menekankan agar seluruh penyedia layanan masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan agar siaga pada momen Nataru.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya