Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Produksi Padi Kalsel Naik 134 Ribu Ton di Tengah Kondisi Cuaca Buruk

Denny Susanto
13/12/2025 12:30
Produksi Padi Kalsel Naik 134 Ribu Ton di Tengah Kondisi Cuaca Buruk
Ilustrasi(MI/DENNY SUSANTO)

PROVINSI Kalimantan Selatan mencatat peningkatan produksi padi sebesar 134 ribu ton dengan total produksi mencapai 1,163 juta ton meski di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda sepanjang tahun. 

"Di tengah kondisi cuaca buruk yang berlangsung sepanjang tahun Kalsel mencatat peningkatan produksi tertinggi di regional Kalimantan yaitu sebesar 134 ribu ton," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Syamsir Rahman.

Tercatat produksi padi Kalsel hingga awal Desember 2025 sebesar 1,163 juta ton. Meningkat 16 persen dibanding produksi 2024 sebesar 1,029 juta ton. Peningkatan produksi ini berada di atas produksi nasional sebesar 13 persen dan menjadi tertinggi di regional Kalimantan.

"Sebagian produksi padi Kalsel memasok kebutuhan masyarakat provinsi tetangga seperti Kalteng dan Kaltim," kata Syamsir. Selain padi, ketahanan pangan Kalsel juga menjadi yang terbaik di Indonesia, dimana Indeks Ketahanan Pangan Kalsel tertinggi secara nasional.

IKP ini berkaitan dengan distribusi, konsumsi, keamanan pangan dan keragaman pangan di daerah. Terkait keragaman pangan dikatakan Syamsir pihaknya terus mendorong adanya diversifikasi pangan melalui peningkatan produksi tanaman pangan lain ubi-ubian dan holtikultura. 

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan padi dan jagung, tetapi tanaman pangan lain seperti ubi-ubian dan holtikultura terus kita tingkatkan," ujar Syamsir sembari meminta Pemda Kabupaten/Kota untuk tidak lagi mengandalkan sektor pertambangan (SDA) dan mengabaikan sektor pertanian. Karena sektor pertanian adalah masa depan bangsa. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya