Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMENUHAN ketersediaan darah yang maksimal dan moncer dari PMI Kota Solo untuk menolong pasien yang membutuhkan, membuat kota tersebut diganjar penghargaan oleh Kementerian Kesehatan.
Penghargaan diberikan Dirjen Kesehatan PPID Kemenkes, Azhar Jaya, bersamaan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional ke-61 tahun ini di Jakarta, dua hari lalu. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas pengelolaan dan perencanaan yang matang dari PMI Kota Solo, dalam penyediaan darah yang maksimal bagi pasien yang membutuhkan.
Kota Solo tidak sendiri dalam menerima penghargaan untuk persentasi tertinggi penyediaan darah. Ada 9 kota atau kabupaten lain yang mampu menyediakan kebutuhan darah secara maksimal dan tertinggi, ikut dianugerahi.
Sebanyak 10 kota atau kabupaten penerima apresiasi Kemenkes, adalah Kota Solo, Kota Banda Aceh, Kota Metro, Kota Bukittinggi, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Magelang, Kota Yogyakarta, Kota Mojokerto, Kota Denpasar, dan Kota Mataram.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari didampingi pengurus PMI Kota Solo, Moeljoto Soetikno Siek menyatakan, penghargaan Kemenkes untuk Kota Solo itu, menjadi wujud nyata dari kepedulian relawan donor darah, yang menyediakan diri untuk diambil tetes darahnya untuk pertolongan kemanusiaan.
"Pemkot Solo juga menyatakan apresiasi atas kerja keberlanjutan PMI Kota dalam perencanaan matang dan implementasi bidang kesehatan di lapangan, utamanya dalam mendorong warga untuk menjadi pendonor darah aktif," ungkap Retno.
Menurut dia, Pemkot Solo tidak sekadar mengejar pencapaian administratif, tetapi memastikan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat benar-benar terpenuhi." Ini adalah praktik baik yang diharapkan dapat ditiru daerah lain,” imbuh dia.
109.522 PENDONOR SUKARELA
Data dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Solo periode Januari - November 2025 menunjukkan total donasi darah donor mencapai 89.193 kantong, dari pendonor sukarela sebanyak 109.522 orang. Artinya persentase pendonor sukarela sebanyak 122,78 melampaui dari target nasional yang 90%.
Dalam memenuhi kebutuhan darah bagi Rumah Sakit di Solo periode Januari-November 2025, PMI Kota mencatat total permintaan darah 116.726 kantong, jumlah yang berhasil dipenuhi 115.054 kantong, atau tingkat pemenuhan mencapai 99 % dari target 100%.
PMI Kota Solo akan selalu berupaya memenuhi ketersediaan darah melalui berbagai upaya seperti memperluas kegiatan donor darah rutin, memperkuat edukasi dan promosi kepada masyarakat, memberikan fasilitas donor yang nyaman dan lengkap, serta memastikan distribusi darah memenuhi standar mutu tinggi.
"Partisipasi para pendonor dari wilayah Solo dan luar kota Solo juga berperan besar dalam menjaga stabilitas ketersediaan stok darah," beber CEO PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto.
Dia menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti komitmen PMI dan Pemerintah Kota Solo dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan kebutuhan darah masyarakat selalu terpenuhi. (E2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved