Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Publik Walau Kantor Penuh Lumpur

Aries Wijaksena
10/12/2025 20:06
Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Publik Walau Kantor Penuh Lumpur
.(Dok Humas Polri)

Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang tidak hanya merendam rumah penduduk, tetapi juga Markas Polres (Mako) Aceh Tamiang, yang kini dipenuhi lumpur. Kendati demikian, kondisi darurat ini tidak menyurutkan semangat personel kepolisian untuk tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Kapolres Aceh Tamiang AKB Muliadi mengatakan pelayanan publik tidak berhenti meskipun lingkungan Mako terdampak parah. Pihaknya tetap membuka ruang bagi warga yang membutuhkan bantuan maupun ingin melapor melalui posko tanggap darurat yang telah disiapkan.

“Banjir bukan alasan bagi kami untuk menghentikan pelayanan. Masyarakat butuh tempat untuk mencari keadilan, dan kami harus hadir,” ujar Muliadi, Rabu (10/12).

Pada hari yang sama, Polres Aceh Tamiang bahkan menerima laporan dugaan penganiayaan dari warga yang ditangani oleh seorang Polwan. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan dan keadilan masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan pemulihan fasilitas.

Suasana Mako yang belum sepenuhnya pulih justru memperlihatkan sisi kemanusiaan dari aparat. Dengan seragam yang masih berdebu dan sepatu berlapis lumpur, para personel tetap siaga di meja pelayanan seadanya untuk menerima warga yang datang meminta pertolongan atau membuat laporan.

Muliadi menegaskan bahwa situasi ini menjadi gambaran nyata komitmen Polri

“Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti dan harus tetap memprioritaskan masyarakat, tidak hanya saat situasi normal, tetapi juga ketika masyarakat sedang berada dalam masa sulit,” pungkasnya. (P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya