Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar pelatihan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) yang mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK) di Bali.
Pelatihan literasi itu mengangkat tema Mendeteksi Keterlambatan Bicara dan Pencegahan Kekerasan pada Anak dengan melibatkan PAUD Inspirasi Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak dan diikuti lebih dari 200 guru PAUD di wilayah Bali.
"Melalui kegiatan ini, Askrindo ingin mengambil peran aktif dalam peningkatan literasi perkembangan anak usia dini serta membekali guru dengan penguatan kapasitas guru dalam mendeteksi keterlambatan bicara serta mengedukasi pencegahan kekerasan pada anak sehingga dapat memberikan rasa aman bagi anak," kata Direktur Kepatuhan, SDM & Manajemen Risiko Askrindo R. Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya, Rabu (10/12).
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program keberlanjutan yang telah dilakukan Askrindo di sejumlah kota, di antaranya Bekasi, Lombok, Labuan Bajo dan Makassar.
Sekitar 1.000 guru PAUD mendapatkan penguatan kapasitas sejak program ini dijalankan. Inisiatif ini memberikan pendampingan, deteksi dini, serta perlindungan yang tepat bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus (keterlambatan bicara).
Mahelan menambahkan kegiatan ini juga menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 4 yakni Pendidikan Berkualitas.
"Kami juga melihat bahwa masih terdapat keterbatasan akses pelatihan bagi guru yang menangani anak yang memiliki keterlambatan bicara di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, penguatan kapasitas melalui program ini merupakan bagian dari komitmen Askrindo untuk memperluas dampak sosial perusahaan dan berkontribusi terhadap pemberdayaan tenaga pendidik," ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Askrindo berharap pelatihan ini dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, sekaligus memperkuat pemahaman guru terhadap pendekatan psikologis dan etika perlindungan anak. (Ant/E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved