Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Pulau Sumatra, Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman melepas bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar.
Adapun bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar tersebut merupakan hasil dari donasi baik dari pihak Kementan maupun pelaku usaha di bidang pertanian yang sebelumnya terkumpul sebesar Rp75,85 miliar.
“Hari ini, kita berangkatkan Rp34,8 miliar nilainya dan dalam bentuk barang. Jadi bukan uang, dalam bentuk barang,” ucap Amran saat melepas bantuan di Kantor Kementan, Kamis (4/12).
Adapun bantuan dalam bentuk barang yang dikirimkan tersebut antara lain adalah minyak goreng, makanan cepat saji, air mineral, serta bahan pokok lainnya.
“Nah jumlahnya, beras kita sudah kirim, kemarin sandar 500 ton, jadi berasnya enggak masalah. Sekarang ada yang menyumbang juga beras 25 ton. Kemudian minyak goreng yang kita berangkatkan hari ini 35 ton. Gula 38 ton. Susu 1.780 dus. Kemudian air mineral 2.480 dus, masih banyak lainnya. Ada sarden, ada teh, ada kopi, pakaian, pembalut, mi instan, itu kita, ada telur kita kirim,” bebernya.
Sebagai informasi, bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar ini diberangkatkan dengan melibatkan sebanyak 207 truk yang dibagi untuk 3 provinsi dengan rincian Provinsi Aceh sebanyak 70 truk, Provinsi Sumatra Utara 70 truk, dan Sumatra Barat 67 truk.
“Kemudian pengangkutannya adalah kami sudah koordinasi minta tolong pada KASAL, Kepala Staf Angkatan Laut. Alhamdulillah beliau luar biasa kami ucapkan terima kasih. Beliau langsung merespon cepat ini nanti langsung naik, bisa langsung naik di kapal. Kami langsung ke kapal nanti kami cek langsung. Kemudian ada juga yang lewat Hercules udara, jadi dua-dua kita tempuh. Tapi yang penting hari ini kita kirim langsung, sebentar lagi kami nyusul langsung lihat di pelabuhan, melihat langsung di lapangan,” pungkas Amran. (Z-1)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyelundupan komoditas pertanian ilegal di Semarang.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
Untuk delik kerugian keuangan negara, dia mengatakan KPK tidak memiliki cukup bukti karena Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebagai auditor negara menyatakan tidak dapat menghitungnya.
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved