Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Pulau Sumatra, Menteri Pertanian (Mentan)/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman melepas bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar.
Adapun bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar tersebut merupakan hasil dari donasi baik dari pihak Kementan maupun pelaku usaha di bidang pertanian yang sebelumnya terkumpul sebesar Rp75,85 miliar.
“Hari ini, kita berangkatkan Rp34,8 miliar nilainya dan dalam bentuk barang. Jadi bukan uang, dalam bentuk barang,” ucap Amran saat melepas bantuan di Kantor Kementan, Kamis (4/12).
Adapun bantuan dalam bentuk barang yang dikirimkan tersebut antara lain adalah minyak goreng, makanan cepat saji, air mineral, serta bahan pokok lainnya.
“Nah jumlahnya, beras kita sudah kirim, kemarin sandar 500 ton, jadi berasnya enggak masalah. Sekarang ada yang menyumbang juga beras 25 ton. Kemudian minyak goreng yang kita berangkatkan hari ini 35 ton. Gula 38 ton. Susu 1.780 dus. Kemudian air mineral 2.480 dus, masih banyak lainnya. Ada sarden, ada teh, ada kopi, pakaian, pembalut, mi instan, itu kita, ada telur kita kirim,” bebernya.
Sebagai informasi, bantuan dalam bentuk barang senilai Rp34,8 miliar ini diberangkatkan dengan melibatkan sebanyak 207 truk yang dibagi untuk 3 provinsi dengan rincian Provinsi Aceh sebanyak 70 truk, Provinsi Sumatra Utara 70 truk, dan Sumatra Barat 67 truk.
“Kemudian pengangkutannya adalah kami sudah koordinasi minta tolong pada KASAL, Kepala Staf Angkatan Laut. Alhamdulillah beliau luar biasa kami ucapkan terima kasih. Beliau langsung merespon cepat ini nanti langsung naik, bisa langsung naik di kapal. Kami langsung ke kapal nanti kami cek langsung. Kemudian ada juga yang lewat Hercules udara, jadi dua-dua kita tempuh. Tapi yang penting hari ini kita kirim langsung, sebentar lagi kami nyusul langsung lihat di pelabuhan, melihat langsung di lapangan,” pungkas Amran. (Z-1)
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan tegas melarang seluruh Rumah Potong Hewan (RPH) menaikkan harga daging sapi.
PT Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur, meresmikan proyek Revamping Ammonia Pabrik-2 sebagai bagian dari program revitalisasi industri pupuk nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved