Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN melanda gudang pabrik makanan ringan PT Dua Kelinci di Jalan Raya Pantura Pati-Rembang di Kabupaten Pati semakin membesar, sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 5 truk tangki diherahkan untuk proses pemadaman.
Pemantauan Media Indonesia Senin (1/12) jelang dini hari, proses pemadaman kebakaran mm ejdbda gudang pabrik makanan ringan PT Dua Kelinci yang berada di ruas jalan raya Pantura Pati-Rembang di Kabupaten Pati terus berlanjut, sejumlah armada damyar dari berbagai wilayah didatangkan bersama truk tangki.
Ratusan petugas damkar bersama ku aryaean pabrik tersebut dan warga sekitar terus berjibaku untuk proses pemadaman, namun hingga beberapa jam berlangsung api masih belum dapat dijinakkan dan bahkan semakin membesar karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam gudang PT Abrik tang sangat luas tersebut.
"Jumlah armada mobil damkar di serahkan terus ditambah, karena api semakin membesar dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain dan pemukiman penduduk," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Tri Wijanarko di tengah proses penadanan Senin (1/12) ke ausm.
Berdasarkan data diterima, ungkap Tri Wijanarko, ada 9 mobil damkar dikerahkan takni 2 unit Damkar Satpol PP Pati, 1 unit mobil EWC Shabara Polres Pati, 1 unit mobil damkar Brimob Pati, 1 unit mobil damkar PMI Pati, 1 unit damkar BPBD Pati, 1 unit damkar PT Djarum, 1 unit damkar PG Trangkil, 1 unit damkar PT Nojorono dan 5 unit mobil tangki air.
Hingga saat ini sudah dua gudang pabrik makanan ringan PT Dua Kelinci yang terbakar, menurut Tri Wijanarko, yakni gudang RMPN dan Finish Good, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun mengingat besarnya gudang dan banyaknya barang mudah terbakar menjadikan proseype pemadaman cukup sulit dilakukan.
Meskipun hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran itu, lanjut Tri Wijanarko, namun kerugian yang ditanggung oleh perusahaan produksi makanan ringan cukup besar. "Diperkirakan kerugian mencapai Rp50 miliar yakni selain ludesnya batang di dajam gudang juga kerusakan bangunan yang ditimbulkan.
"Saat ini konsentrasi petugas adalah melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain dan perampungan penduduk setempat yang berada tidak jauh dari pabrik," tutur Tri Wijanarko.
Camat Margorejo Arif Fadhilah mengungkapkan bahwa sampai saat ini petugas masih berupaya melakukan memadamkan dan melakukan pendinginan lokasi kebakaran, sedangkan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut kepolisian akan melakukan penyelidikan setelah api dapat di padamkan.
"Nanti setelah api dapat dipadamkan, petugas kepolisian dan laboratorium forensik akan diturunkan untuk melakukan penyelidikan terhadap kebakaran tersebut," ujar Arif Fadhilah. (H-2)
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati Tri Wijanarko mengatakan petugas mendapat laporan terjadi kebakaran sekitar pukul 19.41 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved