Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pembangunan Flyover Nurtanio Bandung Ditargetkan Selesai Akhir 2025

Naviandri
30/11/2025 16:09
Pembangunan Flyover Nurtanio Bandung Ditargetkan Selesai Akhir 2025
Pembangunan flyover Nurtanio terus menunjukkan kemajuan.(Dok.Kemen PU)

PEMBANGUNAN Flyover Nurtanio yang dilakukan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terus menunjukkan kemajuan. Menurut data resmi dari laman Sahabat PU, konstruksi fisik proyek semula dilaporkan telah mencapai progres 65% per awal November 2025. 

Berdasarkan pantauan langsung tim humas ke lapangan beberapa hari terakhir, tampak para sejumlah pekerja terus mengebut proyek pembangunan. Targetnya, proyek pembangunan rampung pada akhir tahun ini.

Perlu diketahui, pembangunan Flyover Nurtanio dirancang membentang sepanjang 550 meter, yang menghubungkan Jalan Dr. Abdulrachman Saleh dengan Jalan L.M.U. Nurtanio (Jalan Garuda) dan melewati perlintasan sebidang rel kereta api di kawasan Andir, Kota Bandung. 

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, proyek ini bertujuan mereduksi kemacetan kronis akibat pertemuan arus kendaraan dari empat arah serta tingginya frekuensi perjalanan kereta api di kawasan itu. 

Selain mempermudah mobilitas baik barang, jasa, dan manusia, flyover juga diharapkan mengurangi angka kecelakaan di kawasan persimpangan rel. 

Secara teknis, flyover Nurtanio dibangun dengan pondasi bore pile dan rangka baja di bentang tengah untuk menjaga kekuatan konstruksi sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas di bawahnya. 

Setelah selesai, flyover ini akan memperlebar kapasitas jalan dari empat lajur menjadi enam lajur dan menghilangkan perlintasan sebidang  mempercepat arus lalu lintas di Jalan Dr. Abdulrachman Saleh, Jalan Garuda dan kawasan Andir. 

Dengan percepatan pengerjaan yang kini berada di kisaran 70%, proyek ini kian dekat dengan penyelesaian sesuai target akhir tahun 2025 — komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas, efisiensi mobilitas, dan keselamatan transportasi di kota Bandung. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya