Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYIKAPI maraknya penawaran menyesatkan terkait Haji Furoda, Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergoda oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kemudahan berhaji di luar jalur resmi.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail, menegaskan bahwa praktik penipuan Haji Furoda masih marak terjadi. Ia secara khusus memperingatkan warga Sulsel untuk tidak tertipu oleh janji-janji palsu.
"Saya tegaskan kepada warga Sulsel, jangan mudah tergoda oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di luar sana," tegas Ikbal dalam wawancara terkait kuota haji reguler 2026, Selasa (25/11).
Ia secara khusus menyoroti modus penipuan yang paling umum. "Jangan pernah tertipu orang-orang yang menjanjikan membayar hari ini berangkat tahun ini. Itu tidak betul," tegasnya.
Peringatan ini bukan tanpa dasar. Ikbal menyatakan bahwa pihaknya telah menyaksikan langsung bukti ketidakberhasilan praktik semacam ini pada penyelenggaraan haji tahun 2025.
"Ini kami saksikan langsung tahun 2025 kemarin, tidak ada yang bisa lolos di luar jemaah yang menggunakan visa haji furoda," ujarnya.
Yang memprihatinkan, meski sudah banyak korban penipuan Haji Furoda, namun sebagian besar tidak mau melapor kepada pihak berwajib.
"Jadi saya harapkan banyak korban di luar sana, tapi mereka tidak mau melapor. Jangan sampai bapak ibu jadi korban selanjutnya," pesannya.
Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi resmi kuota haji reguler 2026, Kemenag Sulsel telah membuka pendaftaran pelunasan hingga 23 Desember 2025 untuk jemaah yang mendaftar sebelum 19 Oktober 2011.
Dengan peringatan ini, diharapkan masyarakat Sulsel dapat lebih waspada dan tidak menjadi korban berikutnya dari penipuan yang mengatasnamakan Haji Furoda.
Untuk tahun 2026 Sulsel mendapatkan alokasi kuota haji reguler tahun 1447 H/2026 M sebanyak 9.670 jemaah, mengalami peningkatan signifikan dari kuota sebelumnya yang hanya 7.272 jemaah. (LN/E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved