Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gunung Semeru Banjir Lahar Dingin, Warga Diminta Jauhi Aliran Sungai

Faishol Taselan
21/11/2025 18:38
Gunung Semeru Banjir Lahar Dingin, Warga Diminta Jauhi Aliran Sungai
Lahar dingin Gunung Semeru(ANTARA/Budi Candra)

BANJIR lahar dingin menimpa aliran sungai Gunung Semeru, menyusul hujan deras mengguyur kawasan Gunung Semeru pada Jumat (21/11) pukul 14.30 WIB sore. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan banjir lahar dingin dilaporkan terjadi pukul 14.42 WIB yang mengarah ke Besuk Kobokan.

“Banjir lahar dingin dengan ukuran getaran mencapai akselerasi maksimum (Amak) 43 mm,” kata Satriyo di Surabaya, Jumat (21/11).

Satriyo mengatakan tidak ada letusan yang terjadi dari Gunung Semeru sebelum terjadinya banjir lahar dingin. Namun karena intensitas hujan yang tinggi berakibat pada naiknya debit air.

“Itu hanya intensitas hujan di atas tinggi berakibat pada aliran dan naiknya debit aliran lahar dingin,” ungkapnya.

Petugas BPBD mengimbau masyarakat yang dekat dengan aliran Gladak Perak atau aliran lahar baru untuk waspada dan berhati-hati. Sementara itu hasil pantauan Wahyu Wijayanto Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru pada pukul 06.00-12.00 WIB menyebut ada satu kali letusan asap dengan warna putih kelabu setinggi 200 meter ke arah tenggara.

“Warga diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 20 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar,” tuturnya.(M-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik