Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

BI Riau dan Media Indonesia Institute Selenggarakan Capacity Building untuk GenBI

Rudi Kurniawansyah
17/11/2025 20:43
BI Riau dan Media Indonesia Institute Selenggarakan Capacity Building untuk GenBI
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Capacity Building selama dua hari.(MI/Rudi Kurniawansyah)

 

KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Capacity Building selama dua hari, pada Senin-Selasa, 17-18 November 2025, yang diikuti oleh hampir 400 peserta. Para peserta merupakan mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia atau yang dikenal dengan sebutan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Riau.

Kegiatan Capacity Building ini diselenggarakan sebagai upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia muda, khususnya dalam keterampilan literasi, komunikasi, serta kemampuan digital yang menjadi kebutuhan utama di era informasi saat ini. Selama dua hari, peserta mendapatkan tiga materi utama, yaitu Penulisan Opini, Content Creator dan Public Speaking.

Pada sesi Public Speaking, Media Indonesia Institute (MII) kembali dipercaya sebagai mitra penyelenggara. Sesi ini diisi oleh Naila Husna, Anchor Senior yang telah berpengalaman di dunia jurnalistik dan penyiaran. Dalam paparannya, Naila membagikan teknik komunikasi efektif, pengelolaan pesan, serta praktik tampil percaya diri di depan publik melalui pendekatan yang interaktif dan aplikatif.

PERKUAT KAPASITAS GENERASI MUDA
Hadir mewakili Bank Indonesia Riau, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Sudiro Pambudi, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Sudiro menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan global, terutama yang berkaitan dengan kebanksentralan, literasi ekonomi, dan adaptasi digital.

“GenBI adalah mitra strategis kami. Mereka bukan hanya penerima manfaat beasiswa, tetapi juga agen perubahan yang diharapkan mampu berkontribusi bagi negeri melalui karya, inovasi, dan wawasan yang berkualitas,” ujar Sudiro dalam pidatonya, Senin (17/11).

Sudiro juga memaparkan perkembangan terkini mengenai peran Bank Indonesia sebagai bank sentral, mulai dari kebijakan moneter, sistem pembayaran, stabilitas makroekonomi, hingga pentingnya sinergi generasi muda dalam menjaga ekosistem ekonomi yang sehat.

Kegiatan capacity building ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Selama pelaksanaan, para mahasiswa aktif berdiskusi, mengikuti praktik langsung, dan menghasilkan berbagai karya baik berupa tulisan, konten digital, maupun simulasi komunikasi publik.

Melalui program ini, Bank Indonesia Riau berharap GenBI dapat menjadi duta literasi yang mampu menyebarkan pengetahuan ekonomi, perilaku finansial yang sehat, serta pemahaman mengenai kebanksentralan kepada masyarakat luas.

KOMUNITAS MAHASISWA
Manager Media Institute Firmansyah mengatakan kegiatan pelatihan public speaking diikuti oleh para peserta dari GenBI yang merupakan komunitas mahasiswa penerima beasiswa dari Bank Indonesia.

"Melalui pelatihan ini, para peserta dilatih berbagai keahlian dalam komunikasi khususnya ilmu public speaking. Mereka juga akan mendapatkan sertifikat dalam pelatihan ini," ungkap Firmansyah.

Dijelaskannya, pelatihan capacity building public speaking oleh Media Indonesia Institute berlangsung selama dua hari dengan narasumber Naila Husna yang merupakan Senior Anchor dan Public Speaking Trainer. Kemudian sebagai fasilitator, Firmansyah, certified public speaking BNSP.

Para peserta diajarkan sejumlah materi di antaranya psikologi komunikasi, teknik vokal dan gestur. Lalu bagaimana cara membangun kepercayaan diri dan mengatasi grogi. 

"Peserta juga akan langsung melakukan praktek kelompok seperti talkshow, podcast, dan pidato," jelasnya.

MELATIH KEPERCAYAAN DIRI
Sementara Naila Husna yang menjadi narasumber mengatakan, pentingnya melatih kepercayaan diri untuk berani dan tidak grogi saat melakukan public speaking.

"Saya juga awalnya tidak berani dan tiba-tiba menjadi blank saat rampil karena grogi. Tapi itu akan hilang ketika kepercayaan diri sudah terbangun dengan baik," jelasnya.

Naila Husna juga mengajarkan bagaimana teknik untuk membangun suara bulat yang baik dan enak, serta jelad didengar oleh audiens.

"Begitu pula awalnya suara saya juga cemprenk tidak bulat seperti sekarang. Karena itu, perlu dilatih dan selalu dibiasakan dengan kepercayaan diri agar suara kita dapat disimak dengan baik," pungkasnya.(E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya