Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemkab Klaten Serahkan Bantuan Perbaikan 126 RTLH dan Luncurkan Aplikasi SIFASUM

Djoko Sardjono
12/11/2025 14:54
Pemkab Klaten Serahkan Bantuan Perbaikan 126 RTLH dan Luncurkan Aplikasi SIFASUM
Bupati Klaten secara simbolis menyerahkan bantuan sosial perbaikan RTLH di Tirta Harapan, Grha Bung Karno.(MI/Djoko Sardjono)


PEMERINTAH Kabupaten Klaten melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) menggelar sosialisasi dan penyerahan secara simbolis bantuan sosial perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta peluncuran aplikasi SIFASUM.

Penyerahan secara simbolis bantuan sosial perbaikan RTLH kepada 126 keluarga penerima manfaat dan peluncuran aplikasi SIFASUM dilakukan oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Tirta Harapan, Grha Bung Karno Klaten, Selasa (11/11).

Berdasarkan hasil pendataan, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Disperakim Klaten, Muhammad Anwar Shodiq, dalam sambutannya bahwa di Kabupaten Klaten sampai Agustus 2025 masih terdapat sekitar 7.000 unit rumah yang tidak layak huni.

Untuk penanganan RTLH telah dilaksanakan secara  simultan, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, maupun pihak-pihak lain yang konsen terhadap kebutuhan perumahan masyarakat,  sepetri Baznas dan dunia usaha.

Menurut Anwar Shodiq, Pemkab Klaten 2025 melalui Disperakim telah melaksanakan kegiatan bantuan sosial perbaikan RTLH sebanyak 353 unit, dengan anggaran total Rp5,2 miliar. Bantuan perbaikan 126 RTLH dari APBD Perubahan ini senilai Rp15 juta per unit.

“Selain dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi Jateng juga mengentaskan 485 RTLH, BSPS (pusat) 255 RTLH, dan Baznas 100 RTLH. Sehingga, RTLH di Klaten yang telah diperbaiki tahun ini total 1.193 unit,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disperakim berharap perbaikan 7.000 RTLH yang masih ada di Kabupaten Klaten dapat diselesaikan atau dientaskan pada periode kepemimpinan Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.

Sementara itu, Bupati Klaten mengatakan bahwa di Kabupaten Klaten masih ada beberapa wilayah yang masuk kawasan miskin ekstrem. Bahkan, ada keluarga yang belum memiliki hunian layak. 

Sebagaimana dilaporkan, bahwa dengan kolaborasi RTLH di Klaten yang telah diperbaiki tahun ini sebanyak 1.193 unit. Maka, Hamenang berharap 7.000 RTLH yang tersisa bisa diselesaikan sebelum 2029/2030, sehingga di Klaten nanti tidak ada lagi RTLH.

“Ke depan perbaikan RTLH akan dikoneksikan dengaan program jambanisasi Dinas PUPR Klaten. Sehingga, masyarakat bisa hidup layak, sehat, dan sejahtera. Pun, angka kemiskinan turun,” katanya.

APLIKASI SIFASUM
Terkait aplikasi SIFASUM (Sistem Informasi Fasilitas Umum), Anwar Shodiq menjelaskan bahwa program inovasi digital ini terobosan strategis dalam mengakselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang modern dan adaptif.

Adapun tujuannya adalah dalam rangka meningkatkatkan pelayanan publik, memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola aset daerah, serta mengoptimalkan pendapat asli daerah (PAD).

Disperakim Klaten telah menginisiasi aksi perubahan strategis melalui SIFASUM. Sistem ini mentransformasi proses sewa fasilitas umum dari manual menjadi sebuah ekosistem digital yang terintegrasi. Sementara, fasilitas umum yang bisa disewa, yaitu Grha Bung Karno, Gedung Sunan Pandanaran (RSPD), dan Alun-alun Klaten.

“Aplikasi ini dilengkapi e-billing dan dashboard keuangan real time untuk mendukung akselerasi SPBE. Jadi, inovasi ini untuk mewujudkan pelayanan cepat dan pasti bagi masyarakat, memperkuat transparansi, dan mengoptimalkan PAD secara akurat,” ujar Anwar Shodiq. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya