Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

306 Atlet Mulai Jalani Pemusatan Latihan Menuju ASEAN Para Games 2025

Widjajadi
09/11/2025 22:33
306 Atlet Mulai Jalani Pemusatan Latihan Menuju ASEAN Para Games 2025
Sebanyak 306 atlet yang akan menjadi kontingen Indonesia ke ajang ASEAN Para Games 2025 mulai mengikuti pemusatan latihan per 1 November 2025.(MI/Widjajadi)

SEBANYAK 306 atlet dari 18 cabang olahraga (cabor) yang akan menjadi kontingen Indonesia ke ajang ASEAN Para Games 2025 mulai mengikuti pemusatan latihan per 1 November 2025.

Pemusatan latihan terbagi di dua wilayah. 291 atlet dari 17 cabor melakukan pemusatan latihan di Kota Solo dan daerah sekitarnya. Sementara 15 atlet dari cabor tenpin bowling berlatih di Jakarta Utara. 

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Rima Ferdianto mengatakan, latihan yang dijalani 306 atlet tersebut akan dikawal 95 pelatih, 91 tenaga pendukung dan 18 manajer. 

"Saat ini semua sudah bergabung. Kita berharap semua atlet bisa memaksimalkan kemampuan dengan waktu latihan yang tinggal tersisa 2,5 bulan," kata Rima di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indinesia ( PPPI) Delingan, Karanganyar, Jateng, Minggu (9/11).

Menurut dia, sisa waktu latihan yang cukup pendek itu, diharapkan bisa dimaksimalkan dengan sepenuh hati, agar nantinya bisa berjaya di Thailand. Proses pelatihan dari 18 cabang olahraga, mulai Jumat (7/11) mendapatkan peninjauan oleh Chef de Mission (CdM) Indonesia, Reda Manthovani. Ia mendatangi venue latihan dari setiap cabor. 

Reda di hadapan ratusan atlet menyampaikan harapan agar waktu persiapan yang terbilang mepet ini bisa dimaksimalkan oleh para atlet. "Sekarang waktu tinggal 2,5 bulan lagi. Saya yakin masih bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan mengeluh, harus dihindari, agar kita tidak cepat lemah. Jangan berpikir yang negatif," pesan Reda.

Dia menegaskan, tugas para atlet  adalah mencapai prestasi yang terbaik, mendapatkan medali sesuai harapan dari Indonesia dan keluarga.  "Ketika sudah mendapatkan prestasi terbaik, tentu kalian akan bangga, keluarga akan bangga dan pasti dapat bonus dari pemerintah," imbuh dia.

FASILITAS ASRAMA
Pria yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang lntelijen (Jamintel) Kejaksaan RI menuturkan, pengalamannya bermalam di PPPI Delingan, dirasakan bahwa fasilitas asrama di PPPI Delingan sudah cukup nyaman.

"Saya lihat dari sisi kebersihannya oke, mulai dari koridor kemudian masuk ke dalam juga sudah lengkap semua peralatannya. Semua di sini sudah ada, kasur empuk, wireless charging, lengkap seperti di hotel," jelas Reda.

Atlet para tenis meja Indonesia, Komet Akbar, mengakui persiapan awal ini pemusatan latihan berjalan dengan bagus. Para atlet termotivasi untuk memenuhi target medali di ASEAN Para Games 2025.

"Persiapan sudah bagus, apalagi kemarin para pelatih sudah kasih program yang bagus. Setiap hari kita dipantau. Mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal dan kita bisa jadi juara umum," ungkap Komet.

Komet sangat mengapresiasi perhatian Reda Manthovani yang memantau proses latihan dari awal, termasuk menjajal sendiri fasilitas PPPI Delingan yang ke depannya akan menjadi rumah dari para atlet Indonesia.

"CdM kita luar biasa, sampai menginap di sini, mau turun tangan. Mudah-mudahan dengan motivasi seperti ini kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Komet.

Rencananya, ASEAN Para Games XIII 2025 akan terpusat di Kota Nakhon Ratchasima, Thailand, mulai 20 - 26 Januari 2026.  Berikut ini daftar cabang olahraga serta jumlah atlet Indonesia di Pelatnas ASEAN Para Games 2025:

1. Para Atletik (56 atlet)
2. Para Panahan (10 atlet)
3. Para Bulu Tangkis (21 atlet)
4. Boccia (11 atlet)
5. Para Catur (18 atlet)
6. Para Balap Sepeda (8 atlet)
7. Sepak Bola CP (16 atlet)
8. Goalball (6 atlet)
9. Para Judo (20 atlet)
10. Para Angkat Berat (14 atlet)
11. Para Menembak (9 atlet)
12. Voli Duduk (16 atlet)
13. Para Renang (27 atlet)
14. Para Tenis Meja (36 atlet)
15. Tenpin Bowling (15 atlet)
16. Anggar Kursi Roda (8 atlet)
17. Tenis Kursi Roda (4 atlet)
18. Basket Kursi Roda (11 atlet) (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya