Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah sorotan publik dan dugaan kejanggalan di balik kematian Reno Syahputro Dewo, keluarga justru memilih menutup kasus. Meski hasil tes DNA dari Polri memastikan kerangka yang ditemukan di Kwitang, Jakarta, adalah milik Reno, keluarga menyatakan tak akan menempuh jalur hukum dan menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian.
Jenazah Reno yang telah dibawa ke Surabaya disambut haru di rumah duka, Kampung Malang, Sabtu (8/11) malam. Tangis pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans. Sang ibu bahkan sempat pingsan menyaksikan kedatangan jenazah anaknya.
“Kami menghormati hasil tes DNA yang dilakukan Polri. Apapun hasilnya, kami terima,” ujar Jemmy Yunianto, paman Reno, di Surabaya, Minggu (9/11).
Jemmy menegaskan, keluarga tidak melihat adanya kejanggalan atas kematian Reno dan memilih menutup kasus ini.
“Ya sudahlah, istilahnya Wallahualam. Kami tidak akan mengambil langkah hukum lanjutan. Kami percaya kepada institusi kepolisian,” ucapnya.
Sikap keluarga ini sekaligus menepis kemungkinan adanya gugatan atau tuntutan hukum atas meninggalnya Reno, yang sebelumnya dilaporkan hilang usai mengikuti aksi di ibu kota. Jenazah Reno rencananya dimakamkan di TPU Putat Jaya, Minggu (9/11). (Ant/Z-10)
Reno Syahputra diduga meninggal karena menjadi korban kebakaran saat kerusuhan di Kwitang dan akan dimakamkan di Surabaya.
Kompolnas sebagai lembaga pengawas kepolisian memantau langsung perkembangan pencarian dua remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh KontraS
Polda juga akan mendengarkan langsung terkait penjelasan dari dokter forensik Rumah Sakit Polri terhadap hasil dari pemeriksaan DNA tulang dan gigi dari temuan tersebut.
Keluarga Reno Syahputra Dewo (24) dan Muhammad Farhan Hamid (23) melakukan uji deoxyribonucleic acid atau DNA terkait penemuan kerangka manusia di Kwitang.
Akses lalu lintas di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi (30/8) masih ditutup imbas aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Kwitang semalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved