Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BIDANG Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polres Brebes, Polda Jawa Tengah (Jateng), terus meningkatkan pengawasan kualitas pangan melalui kegiatan uji keamanan pangan (food security test).
Seperti yang dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Gandasuli, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, pada Jumat (24/10). Hasilnya, lima jenis menu yang disiapkan untuk hari ini dinyatakan layak untuk disajikan dan dikonsumsi karena bebas dari zat berbahaya.
Kasidokkes Polres Brebes, Penata Rohmani, memimpin langsung kegiatan pengujian yang meliputi uji kimia, fisik dan organoleptik. "Kami menguji lima menu utama yang akan didistribusikan. Menu tersebut meliputi roti tortila, ayam panggang, selada (tomat, mentimun), buah kelengkeng dan kedelai rebus serta susu kotak," jelas Penata.
Dari serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, tim Dokkes mencatat hasil yang sepenuhnya memenuhi standar keamanan pangan. Penata menyimpulkan dari hasil pemeriksaan secara keseluruhan, didapatkan sebanyak lima sampel makanan dan minuman dinyatakan laik untuk disajikan dan dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat MBG. "Tidak ada temuan zat berbahaya sedikit pun," jelasnya.
PIC SPPG Polres Brebes, Iptu Arif Sudarmadi, menambahkan bahwa sejak beroperasinya SPPG Gandasuli pada 20 Oktober yang lalu, Polres Brebes berkomitmen akan terus melaksanakan pengawasan dan food safety test secara rutin dan mendadak di seluruh SPPG di bawah binaannya.
Dengan adanya pengawasan rutin dari Dokkes Polri, lanjut Arif, diharapkan kualitas pangan dalam program MBG di seluruh wilayah dapat terjamin secara berkelanjutan, menjadikannya model ideal dalam pemenuhan gizi bagi generasi muda Indonesia.
"Hal ini bertujuan untuk mempertahankan standar higienitas tertinggi dan memastikan bahwa program MBG benar-benar mendukung peningkatan gizi dan kesehatan generasi muda di Brebes," terang Arif. (E-2)
Manajemen sekolah MAN 1 (Madrasah Aliyah Negeri 1) Pidie, memanfaatkan MBG (Makanan Bergizi Gratis) untuk disalurkan ke lokasi banjir di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.
Jangan menyusun menu yang itu-itu saja. Karena pemakaian terus-menerus dalam jumlah banyak bisa memicu lonjakan harga.
Pantauan di lapangan, yang masih menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung sebanyak tiga siswa, satu guru dan satu wali murid
MENTERI HAM Natalius Pigai, menjelaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia merupakan langkah strategis untuk kepentingan bangsa dalam jangka panjang
Edo meminta agar seluruh proses pengelolaan dan penyajian makanan harus diawasi secara ketat oleh Dinas Kesehatan dan instansi terkait agar kualitas dan kebersihan makanan selalu terjaga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved