Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban meninggal yang telah ditemukan akibat runtuhnya musala di Ponpes Al Khoziny yang tiba di RS Bhayangkara Surabaya terus bertambah.
Hingga Minggu (5/10) pagi, jumlah korban yang sudah terdata meninggal dunia sebanyak 37 orang. Sedangkan jenazah yang sudah diserahkan ke keluarga, Minggu dini hari sebanyak 3 orang. Tim DVI Polri berupaya keras untuk mengungkap identitas para korban dengan mengirimkan 54 sampel DNA ke Jakarta.
Dengan demikian, hingga Minggu pagi Kini dengan temuan itu, jumlah korban yang berhasil ditemukan berjumlah 141 orang. Terdiri 104 dalam kondisi selamat, 37 meninggal dunia, dan satu di antaranya masih berupa potongan tubuh.
“Masih ada 26 yang masih dinyatakan hilang,” kata petugas di RS Bhayangkara Surabaya.
Pada Minggu dini hari, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat dari dekat proses identifikasi yang dilakukan TIM DVI. Selain itu, ia juga menemui keluarga korban yang disiapkan menginap di halaman RS Bhayangkara Surabaya.
Dihadapan awak media, Khofifah mengatakan seluruh tim gabungan bekerja keras untuk bisa mengungkap identitas para santri yang sudah dibawa ke Surabaya. Sedangkan di lapangan, seluruh petugas juga optimal untuk mengevakuasi korban korban. (FL/E-4)
TIM SAR gabungan kembali mencatat pencapaian signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) hari kelima pasca-runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
KAPOLDA Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan tetap ada proses hukum terkait peristiwa ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
TIM Basarnas berhasil menemukan empat korban jiwa dalam operasi pencarian di reruntuhan bangunan musala milik Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat (3/10).
TIGA jenazah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dari reruntuhan bangunan musala ambruk di Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Jumat (3/10) siang.
SATU lagi mobil ambulan membawa jenazah, keluar dari Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat sekitar pukul 10.20 WIB.
Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mendukung pembangunan serta perbaikan pondok pesantren di berbagai daerah.
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penataan Pembangungan Pesantren
BNPB menyatakan pembersihan puing reruntuhan gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah selesai dilakukan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai tragedi runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, harus menjadi pelajaran penting agar tidak terulang.
Kepada ribuan santri dan pengunjung Musabaqah Qiraatil Kutub (MKQ), Menag mengajak untuk mendoakan korban gedung ambruk di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved