Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan kembali mencatat pencapaian signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) hari kelima pasca-runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Sebanyak delapan jenazah berhasil diekstrikasi dari berbagai sektor reruntuhan, menambah jumlah total korban yang telah dievakuasi oleh tim SAR menjadi 26 orang sejak hari pertama runtuhnya bangunan musala ponpes pada Senin (29/9) lalu.
Evakuasi korban dimulai sejak pagi hari, dengan dua korban pertama berhasil dikeluarkan dari lokasi tempat wudhu sektor A2 pada pukul 07.30 WIB dan 07.36 WIB. Proses pencarian terus berlanjut hingga sore hari dengan penemuan korban di sektor A1, A2, A3, dan A4.
"Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti sejak hari pertama. Di hari kelima ini, delapan korban berhasil kami evakuasi dengan upaya maksimal di bawah puing-puing yang sangat kompleks," ujar Kepala Kantor Basarnas Jawa Timur, Nanang Sigit, dalam keterangan resmi, Jumat (3/10) malam.
Ia menambahkan bahwa upaya pembersihan puing kini difokuskan ke sisi utara bangunan yang tidak terintegrasi dengan struktur utama, guna memudahkan akses dan mempercepat proses evakuasi.
Hingga hari kelima pascakejadian, total korban tercatat 116 orang, dengan rincian 103 selamat, 13 meninggal dunia, dan 50 korban yang masih dalam pencarian.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak. Namun, kami juga tetap waspada dan berhati-hati karena struktur bangunan masih belum sepenuhnya stabil," tambah Nanang Sigit.
Operasi SAR masih terus dilanjutkan hingga seluruh area dipastikan aman dan tidak ada korban yang tertinggal. Pihak Basarnas bersama TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait lainnya terus melakukan sinergi untuk memastikan kelancaran operasi. (E-4)
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyerukan kehati-hatian pemerintah dalam memberikan bantuan kepada Ponpes Al Khoziny yang baru-baru ini tertimpa musibah.
TIM Inafis dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim kembali mendatangi lokasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (9/10).
KAPOLRESTA Sidoarjo Kombes Christian Tobing menjenguk santri korban musibah ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo yang masih dirawat di RSUD RT Notopuro, pada Rabu (8/10).
PERISTIWA ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menjadi pengingat penting tentang perlunya kepatuhan terhadap peraturan teknis bangunan gedung.
TRAGEDI ambruknya musala Ponpes Al Khoziny menyisakan duka. Sebanyak 17 korban meninggal dunia ditemukan dan berhasil diidentifikasi.
GUNA mempercepat proses identifikasi jenazah santri runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, RS Bhayangkara Surabaya memanggil tim Inafis dari sejumlah rumah sakit milik Polri di Jawa Timur.
Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mendukung pembangunan serta perbaikan pondok pesantren di berbagai daerah.
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penataan Pembangungan Pesantren
BNPB menyatakan pembersihan puing reruntuhan gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah selesai dilakukan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai tragedi runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, harus menjadi pelajaran penting agar tidak terulang.
Kepada ribuan santri dan pengunjung Musabaqah Qiraatil Kutub (MKQ), Menag mengajak untuk mendoakan korban gedung ambruk di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved