Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, pada Sabtu (4/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Keduanya adalah jenazah ke-19 dan ke-20 yang ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan ambruk.
Jenazah ke-19 dievakuasi dari reruntuhan di sektor A3 pukul 21.59 WIB. Sementara jenazah ke-20 dievakuasi pukul 22.01 WIB, juga di sektor A3. Dua jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
Dengan tambahan dua jenazah tersebut, total korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny mencapai 124 orang. Sebanyak 20 orang meninggal dunia, dan 15 korban belum bisa diidentifikasi.
Tim SAR gabungan sendiri bekerja 24 jam nonstop, untuk mencari korban yang tertimpa bangunan ambruk. Sekitar 400 petugas tim SAR gabungan dikerahkan, untuk bekerja secara bergantian di lokasi kejadian. (HS/E-4)
Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mendukung pembangunan serta perbaikan pondok pesantren di berbagai daerah.
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penataan Pembangungan Pesantren
BNPB menyatakan pembersihan puing reruntuhan gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah selesai dilakukan.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai tragedi runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, harus menjadi pelajaran penting agar tidak terulang.
Kepada ribuan santri dan pengunjung Musabaqah Qiraatil Kutub (MKQ), Menag mengajak untuk mendoakan korban gedung ambruk di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pesan kepada keluarga korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny.
GUNA mempercepat proses identifikasi jenazah santri runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, RS Bhayangkara Surabaya memanggil tim Inafis dari sejumlah rumah sakit milik Polri di Jawa Timur.
TIM DVI Polri hingga Minggu (5/10) pukul 16.25 WIB, telah menerima sebanyak 40 kantong jenazah korban runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
MESKIPUN diminta menunggu di Posko Informasi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, sejumlah keluarga santri memilih bertahan menunggu di posko informasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.
JUMLAH korban meninggal yang telah ditemukan akibat runtuhnya musala di Ponpes Al Khoziny yang tiba di RS Bhayangkara Surabaya terus bertambah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved