Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA Jumat pukul 10.00 WIB dua mobil ambulans terlihat keluar dari areal Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, membawa dua jenazah menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.
Dengan tambahan dua jenazah tersebut, total korban meninggal akibat ambruknya musala Ponpes Al Khoziny pada Senin (29/09) sore lalu mencapai tujuh orang.
Sementara itu, upaya evakuasi korban, terlihat dipercepat dengan penggunaan alat berat. Hal ini terlihat dengan masuknya tiga alat berat excavator ke lokasi ponpes. "Tolong minggir, alat berat masuk," teriak salah satu petugas.
Sejak Kamis sore kemarin memang diputuskan penggunaan alat berat, untuk proses evakuasi korban. Alat berat digunakan untuk mengangkat dan memindahkan reruntuhan bangunan.
Sebelumnya pada Kamis (02/10) malam juga ada dua alat berat masuk, terdiri dari satu crane dan satu wheel loader. Dengan demikian ada tujuh alat berat dioperasikan mengevakuasi puing-puing reruntuhan bangunan ambruk. (E-2)
BNPB menyatakan pembersihan puing reruntuhan gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah selesai dilakukan.
Basarnas sudah memastikan pencarian korban Ponpes Al Khoziny sudah dihentikan, namun proses identifikasi masih dilakukan Tim DVI Polri.
BNPB memastikan sebanyak 17 jenazah santri Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
RSÂ Bhayangkara Surabaya mencatat telah menerima sebanyak 45 kantong jenazah korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny hingga Minggu pukul 18.00 WIB.
Update terbaru tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: total 121 korban dievakuasi, dengan 104 selamat dan 17 meninggal dunia.Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi reruntuhan
UPAYA evakuasi dan identifikasi korban runtuhnya gedung musola Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, diwarnai dengan aksi protes dari keluarga korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved