Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGUNAN di asrama putra Pondok Pesantren Al-Khoziny, Desa Buduran, Sidoarjo, ambruk ketika para santri tengah melaksanakan salat Asar berjamaah, Senin (29/9) sore.
Wahid, santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Khoziny, menceritakan bahwa bangunan sempat bergoyang sebelum runtuh.
"Ketika masuk rakaat kedua bagian ujung musala ambruk, lalu merembet ke bagian lain gedung," kata Wahid dikutip dari Antara, Senin (29/9).
Wahid berhasil menyelamatkan diri dan mengajak teman-temannya untuk segera keluar. Saat kejadian, jumlah santri yang melaksanakan salat berjamaah diperkirakan lebih dari 100 orang.
Wahid juga menyebut bahwa musala tersebut tengah dalam proses renovasi untuk pembangunan ruang di lantai tiga.
Hingga malam, puluhan ambulans masih berjaga di lokasi. Sejak sore, belasan santri yang terluka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo.
Pengasuh Ponpes Putra Al-Khoziny, KH Raden Abdus Salam Mujib, menjelaskan bahwa proses pengecoran atap lantai tiga baru selesai pada siang hari sebelum musala ambruk.
"Proses pengecoran dari pagi, siang sudah selesai," kata Salam kepada awak media di lokasi kejadian, Senin.
Ia menuturkan, gedung yang runtuh itu direncanakan setinggi tiga lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai musala, sementara lantai dua dan tiga akan digunakan sebagai balai pertemuan. IP-4)
Polda Jatim resmi menaikkan status kasus ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo ke tahap penyidikan. Penyidik akan memanggil ulang sejumlah saksi.
Update terbaru tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: total 121 korban dievakuasi, dengan 104 selamat dan 17 meninggal dunia.Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi reruntuhan
Santri Ponpes Al Khoziny, Syehlendra Haical (13), terpaksa menjalani amputasi kaki kiri setelah mengalami dead limb akibat musala ambruk di Sidoarjo.
JUMLAH korban musala Pondok Pesantren (ponpres) Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur yang ambruk pada Senin (29/9) menjadi 98 orang. Tiga di antaranya meninggal
Basarnas mengerahkan tim SAR tambahan dari Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta untuk mengevakuasi santri korban ambruknya Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo,Jawa Timur
SETELAH 16 hari menjalani perawatan intensif di RSUD Notopuro Kabupaten Sidoarjo, santri Syehlendra Haical,13, akhirnya diperbolehkan pulang ke Probolinggo, Kamis (16/10).
Maksum mengatakan, semua pesantren yang mengalami musibah serupa harus dibantu oleh negara, bukan hanya Ponpes Al Khoziny.
BNPB melaporkan bahwa sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah berhasil diidentifikasi.
Identifikasi korban runtuhnya Musholla Ponpes Al Khoziny telah memasuki fase sulit dalam proses identifikasi akibat minimnya sampel dari korban yang dinilai kurang bagus.
Basarnas sudah memastikan pencarian korban Ponpes Al Khoziny sudah dihentikan, namun proses identifikasi masih dilakukan Tim DVI Polri.
AHY menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mengawasi kelayakan bangunan publik dan fasilitas masyarakat, menyusul tragedi robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved