Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Refleksi Hari Kelahiran Rasulullah, Pemkab Pidie Gelar Maulid Akbar

Amiruddin Abdullah Reubee
17/9/2025 21:23
Refleksi Hari Kelahiran Rasulullah, Pemkab Pidie Gelar Maulid Akbar
Kepala Dinas Syariat, Islam Kabupaten Pidie, Dr Hewan Teungku Fadli.( MI/AMIRUDDIN ABDUAH REUBEE)


DALAM rangka refleksi cinta rasul, Pemerintah Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh menggelar Maulid Raya (Maulid Akbar) pada Kamis (18/9). Acara yang dimeriahkan puluhan ribu masyarakat pesisir Selat Malaka itu berlangsung di komplek Gedung Pidie Convention Centre (PCC) kawasan Desa Lampeudeue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. 

Tradisi religi yang sudah membudaya itu merupakan kenduri besar digelar bebas di ruang terbuka dan disemarakkan masyarakat setempat. Warga diharapkan datang lebih awal dengan tertib agar bisa mengikuti zikir barzanji serta selawat akbar kepada Rasulullah 

Sebagai menyuarakan syiar dan melestarikan syair, sebelum disuguhkan kenduri Maulid berupa nasi kulah (nasi bungkusan daun pisang) jemaah diajak mengikuti rangkaian acara zikir barzanji serta selawat akbar kepada Rasullullah SAW. Lalu disusul tausiah terkait perjuangan nabi oleh Doktor Mufakhir Muhammad, Dosen senior IUN Ar-raniry, Banda Aceh. 

Baca juga : Rayakan Idul Adha 2024, Pemkab Pidie Sembelih 102 Hewan Kurban untuk Dibagikan Kepada Masyarat

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, Drh Teungku H Fadli, kepada Media Indonesia, Rabu (17/9) mengatakan, untuk meneladani ruh perjuangan Nabi, Pemkab Pidie melalui Baitul Mal setempat menyerahkan  santunan kepada 600 anak yatim piyatu dari 23 kecamatan setempat. Masing-masing anak yatim mendapat bantuan dana sebesar Rp 1 juta. 

"Ini boleh dikatakan kegiatan napak tilas kehidupan Rasulullah mencintai anak yatim. Bapak Bupati Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Alzaizi menyerahkan langsung kepada anak yatim piatu" tutur Fadli yang juga alumni pesantren Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Aceh. 

Dikatakan Fadli, untuk mendukung terlaksana Maulid Raya ini, sudah tercatat sekitar 5.750 paket nasi kulah yang disumbangkan oleh para kepala SKPK, BUMN, pengusaha pompa SPBU dan donatur lainnya. Harapannya jumlah nasi akan bertambah lagi. 

"Jumlah tamu atau masyarakat yang hadir bisa saja sampai puluhan atau belasan ribu jiwa. Mudah mudahan semua orang sabar dan tertib" tutur warga lainnya. 

Menurut Fadli, antusias masyarakat terhadap pelaksanaan Maulid Raya Pemkab Pidie cukup positif. Apalagi pelaksanaannya beriringan dengan hari jadi Kabupaten Pidie ke 514.

"Tidak sekedar merayakan kelahiran Rasulullah, tapi juga mewarisi kepada generasi muda bahwa ini bersamaan hari jadi Kabupaten Pidie" tutur Fadli.

Menariknya para kepala SKPK di hari perayaan Maulid kali ini harus menggunakan baju adat khas Pidie. Selain pakaian kebanggaan dan kebesaran identitas diri, itu juga harus termasyhur. (H-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya