Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemkab Pesisir Selatan Tegaskan Intervensi Menyeluruh untuk Turunkan Angka Stunting

Yose Hendra
13/9/2025 18:43
Pemkab Pesisir Selatan Tegaskan Intervensi Menyeluruh untuk Turunkan Angka Stunting
(MI/Yose Hendra)

Angka stunting di Kabupaten Pesisir Selatan terus menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah menargetkan penurunan prevalensi di bawah 20 persen melalui intervensi menyeluruh lintas sektor.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menegaskan hal tersebut saat membuka Rapat Percepatan Aksi Konvergensi Stunting di Aula Bappedalitbang, kemarin. Acara itu dihadiri camat, kepala puskesmas, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), operator kecamatan, serta sejumlah undangan lainnya.

Menurut Risnaldi, penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sembako atau makanan bergizi. Upaya itu harus dilengkapi dengan edukasi kesehatan, perbaikan sanitasi, dan intervensi lain yang lebih menyentuh akar persoalan.

“Kalau hanya memberi sembako, survei mungkin hanya menunjukkan satu indikator terpenuhi. Padahal masih banyak aspek yang belum teratasi. Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu, tepat sasaran, dan benar-benar menyentuh akar masalah,” ujarnya.

Ia menyebut ada empat prinsip utama konvergensi penanganan stunting, yakni terpadu (dilakukan lintas sektor), tepat sasaran (fokus pada keluarga dengan 1.000 hari pertama kehidupan), berbasis data (analisis balita stunting dan keluarga berisiko), serta partisipatif (melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga akademisi).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB), Denny Anggara, menambahkan rapat ini digelar untuk mempercepat intervensi berbasis data.

“Rapat percepatan aksi konvergensi ini adalah upaya lintas sektor yang kita lakukan bersama untuk menurunkan angka stunting di Pesisir Selatan hingga di bawah 20 persen, sesuai target pemerintah,” katanya.

Dengan tema “Integrasi Lintas Sektor, Bersama Kita Mewujudkan Keluarga Bebas Stunting”, kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antar instansi agar intervensi tidak hanya bersifat spesifik (langsung), tetapi juga sensitif (tidak langsung).

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya mengatasi stunting secara menyeluruh. Kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat diyakini menjadi kunci lahirnya generasi Pesisir Selatan yang sehat, tangguh, dan bebas dari stunting. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
  • Amping Parak Siap Geliatkan Budaya

    11/7/2025 23:46

    Peresmian ini juga menandai lahirnya Hari Festival Desa Wisata Amping Parak, yang akan masuk dalam kalender resmi pariwisata nagari.