Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 20 kecamatan. Upaya ini untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo, menjelaskan program ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kebutuhan pokok melalui mekanisme subsidi harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar,
"Dengan demikian dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan saat momen Lebaran, " katanya, Kamis (27/3).
Menurut Endro, pelaksanaan GPM melibatkan distribusi berbagai bahan pokok penting (bapokting). Di antaranya, seperti beras kemasan 5 kg SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta komoditas hortikultura hasil panen petani lokal seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai.
"Kegiatan ini tidak hanya dipusatkan di kantor kecamatan, tetapi juga disebar ke berbagai lokasi strategis, seperti balai desa dan pasar tradisional, guna memastikan akses yang lebih luas bagi masyarakat. Sebagai contoh, di Kecamatan Tuban, distribusi dilakukan di halaman Kantor Kecamatan Tuban, Pasar Desa Penambangan, dan halaman Kantor KUA Kecamatan Palang," ungkapnya.
Pelaksanaan GPM ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Terpantau, begitu dibuka sekitar pukul 09.00 Win, pasokan bahan pangan yang disediakan habis dalam kurun waktu kurang dari dua jam.
"Tingginya permintaan masyarakat menunjukkan urgensi program ini sebagai instrumen pengendalian harga yang efektif. Ke depan, kami berharap program ini dapat diadakan secara lebih rutin dan merata, sehingga masyarakat dapat terus merasakan manfaatnya," pungkasnya.(E-2)
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Sejak Januari hingga jelang Natal dan tahun baru (nataru) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2.436 kali dengan omzet mencapai Rp45,7 miliar.
GPM yang bersumber dari APBD Kabupaten Toba ini menyasar warga dari 23 desa se-Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.
Kepala DKP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, GPM merupakan agenda rutin yang digelar dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemko Padang Panjang di halaman parkir Masjid Taqwa Muhammadiyah, Kamis (16/10), disambut antusias warga.
Harga telur ayam ras yang hingga kini mencapai Rp29.000-Rp30.000 per kilogram, daging ayam potong Rp36.000 per kilogram dan mintak goreng Rp16.000-Rp18.000 per liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved