Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNUNG Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi pada Rabu (6/11) sekitar pukul 05.44 WIB. Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Marapi di Belakang Balok, Bukittinggi, letusan ini terekam pada seismograf dengan amplitudo mencapai 30 mm dan berlangsung sekitar 4 menit 35 detik.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Marapi, Ahmad Rifandi, menyebutkan bahwa kabut tebal menghalangi pandangan sehingga kolom abu tidak dapat terlihat jelas. Gunung Marapi saat ini berstatus Level II atau Waspada, yang menunjukkan potensi bahaya bagi masyarakat sekitar.
Dalam upaya menjaga keselamatan, sejumlah rekomendasi dikeluarkan oleh pihak terkait yakni Masyarakat di sekitar Gunung Marapi, termasuk pendaki dan wisatawan, diminta untuk tidak memasuki area dalam radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek, pusat erupsi. Pembatasan ini ditetapkan untuk memastikan keselamatan dari potensi bahaya erupsi yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, dengan masuknya musim hujan, penduduk yang tinggal di sekitar lembah dan bantaran sungai yang berhulu di Gunung Marapi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aliran lahar. Hujan deras berpotensi memicu aliran material vulkanik dari gunung, yang dapat membahayakan wilayah sekitar.
Masyarakat juga diminta mengantisipasi kemungkinan hujan abu vulkanik. Untuk melindungi kesehatan pernapasan serta mata dan kulit, penggunaan masker dan alat pelindung diri sangat disarankan. Selain itu, penting untuk membersihkan atap rumah secara berkala guna mencegah kerusakan akibat penumpukan abu yang dapat membebani struktur bangunan.
Dalam menghadapi situasi ini, warga diimbau untuk menjaga kondusivitas dengan tidak menyebarkan atau mempercayai informasi yang tidak resmi atau hoaks. Patuhi informasi dan instruksi yang diberikan oleh pemerintah daerah guna menghindari kebingungan serta memastikan keselamatan bersama.
Pemerintah daerah di sekitar Gunung Marapi, termasuk Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Pos Pengamatan Gunung Marapi untuk menyediakan informasi terkini terkait kondisi gunung. (Z-9)
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek.
ERUPSI Gunung Marapi kembali menggetarkan kawasan di sekitarnya. Rabu pagi (23/7), sekitar pukul 07.23 WIB.
GUNUNG Api Marapi kembali mengalami erupsi malam tadi, Rabu (18/6) pukul 20:09 WIB, masyarakat diminta tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dalam radius 3 km
GUNUNG Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali erupsi. Pada Minggu (16/3/2025) pukul 07.00 WIB, gunung berapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar ini meletus,
Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), erupsi pada Kamis (13/3) pagi pukul 07.55 WIB Gunung Marapi erupsi dengan durasi sekitar 37 detik.
Erupsi setinggi 1.200 meter dari puncak atau 4.091 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara,"
Gunung Marapi kembali mengalami erupsi. Yang terbaru, pada Rabu (19/2) pada pukul 07.10 WIB, gunung api itu melontarkan abu vulkanik setinggi 700 meter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved