Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Itu dipicu kondisi kemarau dan cuaca panas dengan suhu mencapai 34 derajat celsius.
Di sepanjang Agustus-September, hampir setiap hari terjadi karhutla. Daerah yang menjadi langganan antara lain Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Banjar dan Hulu Sungai Selatan.
Data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat, pada Senin (23/9), karhutla terjadi di tiga daerah yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut dan Banjar.
Baca juga : Karhutla di Kalsel dan Kalteng Masih Terjadi, Pemadaman belum Berhasil Dilakukan
Sedikitnya ada tujuh lokasi karhutla dengan luas areal terbakar mencapai belasan hektare. BPBD Kalsel telah mengerahkan satgas darat dan satgas udara (water bombing) guna memadamkan kebakaran yang terjadi.
Ketua Pusat Studi Bencana Universitas Lambung Mangkurat, Sidharta Adiyatma, Selasa (24/9) mengatakan pemberdayaan masyarakat merupakan kunci untuk menekan maraknya karhutla yang dipicu aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.
"Sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di lapangan adalah kunci untuk meminimalisir maraknya peristiwa Karhutla yang terjadi setiap musim kemarau," tutur Sidharta.
Selama ini praktik pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan dengan cara membakar sering dilakukan karena dianggap murah dan efisien. Padahal praktik membakar lahan mempunyai dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan ekonomi.
Pada Senin, kebakaran hebat juga melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Alalak, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin. Tercatat delapan rumah warga di RT 21 dan RT 1 hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian dialami warga diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (Z-11)
Api melalap bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Koperasi, Lingkungan Pelembak, Kelurahan Dayan Peken, Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, dan hingga pukul 22.10 WIB petugas telah memasuki tahap pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.
RUMAH di Kampung pasekon RT 03/17 Desa/Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Sabtu (28/3). Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan tabung gas.
DINAS Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Jawa Barat, melaporkan 11 kasus kebakaran besar di Kota Depok pada periode 17-24 Maret 2026.
Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 44 bangunan yang terdiri dari 20 petak kios dan 24 rumah toko ludes terbakar
Musibah kebakaran melanda rumah di Meruya Utara, Kembangan saat pemiliknya baru pulang silaturahmi Lebaran. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Petugas gabungan berupaya memadamkan api yang membakar kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau.
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved