Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang sudah melaksanakan uji coba makan siang bergizi di dua sekolah dasar, Selasa (10/9). Di SDN Pamoyanan, Kecamatan Jatigede diikuti 154 siswa dan di SDN Sirahcai, Kecamatan Jatinangor oleh 266 siswa.
Penjabat Bupati Sumedang Yudia Ramli menyatakan uji coba akan dilakukan dua bulan, September dan Oktober. Pada September digunakan skema pembiayaan partisipatif dan Oktober skema pembiayaan APBD.
"Pada skema partisipatif terlibat dunia usaha, BUMN, BUMN, satuan kerja pemerintah daerah dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pada Oktober, kita gunakan dana dari APBD Sumedang," tuturnya.
Makan siang bergizi digelar setiap hari belajar. Untuk satu paket makan menggunakan dana Rp15 ribu.
Pada uji coba, Pemkab Sumedang mendapatkan bantuan 19.921 susu kemasan dari 13 perusahaan produsen susu. "Produsen susu sangat antusias menyambut ajakan kami untuk berpartisipasi. Dari kebutuhan 11 ribu kotak, mereka menyumbang total 19.920 kotak," tambah Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Sumedang Tono Suhartono. (H-2)
Tagor Lubis, pemilik kedai menyatakan, dirinya mulai memberikan makanan gratis kepada mahasiswa sejak tiga hari terakhir.
Maka dibutuhkan ‘revolusi budaya integritas’. Sejatinya, integritas pendidikan kita lahir dari sebuah kesadaran dan kebijaksanaan kritis dalam mendidik, membangun, dan mengorganisasi.
Program ini menggunakan pendekatan inovatif berbasis teknologi untuk memberikan layanan secara efisien.
Terdapat sekitar 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang beroperasi untuk menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil.
Badan Gizi Nasional (BGN) berjanji akan melakukan pengawasan bersama dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, mengatakan kegiatan ini dilakukan atas perintah Ketua Umum, Bahlil Lahadalia.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Capaian ini menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved