Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kebakaran Hutan Terburuk di Jambi

MI/SOLMI
29/8/2015 00:00
Kebakaran Hutan Terburuk di Jambi
(Ilustrasi/Antara)
KEBAKARAN lahan gambut di Provinsi Jambi semenjak awal Agustus 2015, menghanguskan ribuan hektare areal perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri milik swasta, dan lahan pertanian warga.

Kebakaran hutan dan lahan telah merambat ke Taman Nasional Berbak (TNB) serta ribuan hektare kawasan hutan lindung gambut dan taman hutan raya yang tersebar di Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, di belahan timur Provinsi Jambi.

Berdasarkan investigasi Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Jambi, sebanyak 9.149 hektare areal gambut yang terbakar di dua wilayah kabupaten tersebut. Menurut Manajer Komunikasi KKI Warsi Jambi, Rudi Syaf, kemarin, kebakaran lahan gambut di Jambi saat ini ialah yang terburuk sepanjang 18 tahun terakhir.

"Pasca-1997, tahun ini adalah kebakaran lahan gambut terburuk di wilayah Jambi. Dampaknya sangat buruk, baik dari aspek ekologi, ekonomi, dan kesehatan. Dan kabut asap yang menyelimuti pekat Kota Jambi sekarang bersumber dari sana," sebut Rudi.

Sementara itu, kian memburuknya kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi, Arief Munandar menyebutkan, Jambi sudah distatuskan ke dalam siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Surat keputusan (SK), jelas Arief, sudah diteken Pelaksana Tugas Gubernur Jambi, Irman, Kamis (27/8) dan kini dalam perjalanan untuk disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Adanya SK tersebut, Arief berharap masalah kebakaran hutan dan lahan, khususnya lahan gambut di Jambi segera teratasi karena bakal adanya bantuan pemadaman dan hujan buatan dari bantuan BNPB.

Ribuan siswa libur

Kian memburuknya kualitas udara akibat kabut asap, Pemerintah Kota Jambi sejak kemarin meliburkan ribuan siswa untuk jenjang pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, hingga sekolah dasar.

Menurut Wakil Wali Kota Jambi Abdullah Sani, keputusan meliburkan siswa TK sampai SD tersebut diambil untuk menghindari gangguan kesehatan yang ditimbulkan akibat polutan kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Melalui rapat dengan dinas pendidikan setempat, kebijakan meliburkan kegiatan sekolah tersebut dilakukan sampai Sabtu (29/8). Kebijakan pemerintah itu disambut baik warga wali murid di Kota Jambi.

"Saya menyambut positif kebijakan itu. Soalnya yang paling rawan terganggu kesehatannya akibat kabut asap adalah anak-anak," kata Andini, 35, seorang warga di Kota Jambi.

Di Kalimantan Selatan, kebakaran hutan terus meluas. Tiga kabupaten yang sudah masuk darurat kebakaran hutan dan lahan yakni, Banjar, Tapin, dan Tabalong.

"Kondisi ini menjadi dasar BPBD Kalsel mengajukan penetapan darurat bencana untuk Kalsel, sekaligus pengajuan dukungan penanganan dari pemerintah pusat atau BNPB," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Sugiono, kemarin.

Dari Pulau Jawa, kebakaran di kawasan hutan puncak Gunung Sindoro, petak 18C RPH Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akhirnya dapat dipadamkan, kemarin pukul 13.30 WIB.(DY/TS/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya