Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat selama seminggu dari hari Jumat (22/3) sampai dengan hari Kamis (28/3) terjadi 46 kali guguran lava, dua kali mengarah ke hulu Sungai Boyong dengan jarak luncur maksimal 800 meter dari puncak dan selebihnya, 44 kali mengarah ke hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal sejauh 1.500 meter dari puncak.
Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santosa dalam keterangannya, Jumat, mengungkapkan, puncak kawah mengeluarkan asap tebal berwarna putih dengan ketinggian maksimal 350 meter dari puncak.
"Asap kawah tertinggi terjadi pada hari Jumat pekan lalu pada pukul 05.35 WIB dan teramati oleh Pos Pengamatan Gunung Merapi di Babadan, Magelang," kata Agus.
Baca juga : Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur hingga 1,5 Km
Sedangkan kegempaan yang terjadi dalam seminggu terakhir tersebut, tercatat satu kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 4 kali gempa frekuensi rendah (LF), 22 kali gempa multi phase, 49 kali gempa tektonik dan 346 kali gempa guguran.
Adanya aktivitas vulkanik Gunung Merapi, jelasnya, terjadi perubahan morfologi kubah lava barat daya. Sedangkan kubah lava tengah relatif tengah.
"Volume kubah lava barat daya terukur 2.066.400 meter kubik dan volume kubah lava tengah terukur 2.358.500 meter kubik," imbuhnya.
Baca juga : Empat Bulan Hiatus, Gunung Merapi Muntahkan Guguran Awan Panas
Agus Budi Santosa menambahkan pula, tercatat terjadinya hujan dengan intensitas curah 62 milimeter per jam selama 135 menit di Pos Pengamatan Gunungapi Merapi di Kaliurang pada Minggu, 24 Maret.
"Namun tidak menyebabkan terjadinya aliran lahar hujan," jelasnya.
Ia membenarkan aktivitas ini relato masih tinggi sehingga BPPTKG belum menurunkan status.Hingga saat ini status masih pada Level III atau Siaga.
"Hasil pemantauan kami, masih terjadi suplai magma yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran," katanya. (AU/Z-7)
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Jumat (2/1) pagi, awan panas guguran terpantau meluncur sejauh 1.500 meter
Warga yang menghuni kawasan Lereng Gunung Ile Lewotolok diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas.
GUNUNG Semeru di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, kembali erupsi pada Selasa (15/4) pukul 09.18 WIB. Aktivitas gunung ini terus meningkat sejak awal bulan ini.
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis, selama sepekan dari hari Jumat (27/9) hingga Kamis (3/10).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Awan panas meluncur dari puncak Gunung Merapi, Rabu (4/9) pagi. Masyarakat pun diimbau untuk menjauhi daerah bahaya
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved