Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN kereta api yang melintasi wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Provinsi Jawa Barat, mengalami gangguan akibat tanah longsor yang terjadi di jalur kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun km 34+100 antara Stasiun Karanggandul-Karangsari tertimbun material longsoraan yang terjadi pada Senin (4/12) dini hari.
Longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi sehingga berakibat jalur kereta api baik hulu-hilir di wilayah tersebut untuk sementara tidak dapat dilintasi.
Baca juga : Akibat Longsor di Banyumas, Sejumlah KA Dijalankan Memutar
"PT KAI Daop 3 Cirebon mengucapkan permohonan maaf atas gangguaan perjalanan kereta api karena cuaca buruk," tutur Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, Senin (4/12).
Untuk sementara jalur kereta api yang ada di wilayah Daop 5 Purwokerto tidak bisa dilalui. Petugas KAI, lanjut Rokhmad, masih terus berupaya melakukan normalisasi jalur. "Beberapa perjalanan kereta yang melintasi wilayah Daop 3 Cirebon dialihkan memutar," tutur Rokhmad.
Baca juga : Jelang Akhir Tahun, Garuda dan KAI Tebar Diskon Harga Tiket
Selanjutnya KAI Daop 3 Cirebon melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi perjalanan. Keberangkatan KA Ranggajati tadi pagi lewat Semarang - Gundih - Solo lanjut ke tujuan akhir Stasiun Jember.
KA dari Jakarta dengan tujuan Surabaya/Solo/Yogyakarta, seperti KA Fajar Utama Solo, KA Argo Semeru, memutar lewat jalur utara Semarang - Gundih - Solo. KA dari Yogyakarta dengan tujuan Jakarta, memutar lewat Kroya - Bandung - Cikampek.
Untuk penumpang yang perjalanannya terdampak,
terutama tujuan Purwokerto, disiapkan bus oleh KAI sebagai upaya oper stapen. KAI Daop 3 Cirebon juga memastikan penumpang di stasiun Cirebon masih kondusif. (Z-4)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
BANJIR meluas di Cirebon, Jawa Barat, puluhan keberangkatan kereta api yang melintas di Cirebon dibatalkan
Aksi pelemparan batu ke kereta api di Daop 3 Cirebon masih marak. KAI ingatkan sanksi pidana UU No 23/2007 bagi pelaku yang membahayakan nyawa penumpang.
Daop 3 Cirebon menyediakan sebanyak 82.802 tiket untuk keberangkatan kereta api dari stasiun yang ada di wilayah Daop 3 Cirebon menuju ke berbagai daerah.
Selama lebih dari sepekan masa angkutan Nataru, sebanyak 73.858 penumpang telah turun dan 67.176 penumpang telah naik dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon
Mereka diminta untuk bisa menghafalkan 5 surat dalam Al-Quran. Jika bisa, mereka pun akan mendapatkan suvenir menarik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved