Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
JAWA Tengah menambah lagi daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat nasional tahun 2023. Hingga kini sebanyak 135 jenis WBTb asal provinsi ini telah terdaftar dan diakui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Sertifikat WBTb telah dilakukan pada 24 Oktober 2023 lalu, sehingga sekarang ada 135 jenis WBTb dari Jawa Tengah yang telah diakui secara nasional," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
(Disdikbud) Jateng Eris Yunianto Kamus (2/11).
Belasan WBTb terbaru yang diakui secara nasional, demikian Eris Yunianto, yakni Enting-enting gepuk (Salatiga), Opak Abang (Kendal), Dames (Purbalingga), Bedhaya Pangkur (Kota Surakarta), Tari Bondhan (Kota Surakarta), Tari Karonsih (Kota Surakarta), Kirab Pusaka Malam 1 Sura Pura Mangkunegaran (Kota Surakarta), Wayang Orang Sri Wedari (Kota Surakarta).
Baca juga: Jawa Barat Tingkatkan Pelestarian Warisan Budaya
Selain itu, lanjut Eris Yunianto, Wayang Potehi (Kota dan Kabupaten Semarang), Sarung Goyor (Sukoharjo), Nasi Liwet (Sukoharjo), Kentrung (Jepara), Emprak (Jepara), Janengan (Cilacap), Sate Blengong (Brebes) dan Buka Kitab Rambang (Kabupaten Tegal).
Secara keseluruhan pada tahun ini, ungkap Eris Yunianto, ada 80 budaya Jawa Tengah yang diajukan menjadi WBTb ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun 64 lainnya gugur seleksi yang meliputi beberapa hal seperti dokumentasi terhadap budaya yang diusulkan, kajian akademis hingga upaya pelestarian oleh para maestro pelaku budaya tersebut.
Baca juga: UNESCO Sebut Bahasa Indonesia Menyimpan Warisan yang Kaya
Faktor lain menjadi pertimbangan, ujar Eris Yunianto, meliputi faktor kesejarahan hingga ekonomi dan faktor sosiologis di mana budaya itu ada.
"Warisan Budaya Takbenda tersebut wajib dilestarikan dan tiap tahun akan dievaluasi, jika lalai maka status tersebut dapat dicabut," tambahnya. (Z-10)
Selain Sego Boran, sejumlah tradisi dan budaya Lamongan juga telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia antara lain, seni Kentrung, Jaran Jenggo, Mendhak Sanggring, dan Perahu Ijon-Ijon.
Penetapan 514 WBTbI tahun ini adalah capaian luar biasa, hasil dari 804 usulan yang diajukan oleh 35 provinsi.
Nasi Megono dan Lopis Krapyak ditetapkan sebagai WBTB pada 8 Oktober 2025 lalu.
Tradisi yang berasal dari Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini masuk dalam domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-Perayaan.
Menbud Fadli Zon mengungkapkan budaya merupakan alat pemersatu untuk menghadapi tantangan global karena mampu menghubungkan orang-orang melalui kisah, nilai, dan ekspresi bersama
Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan 17 Desember sebagai Hari Pantun. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 163 Tahun 2025 tentang Hari Pantun.
TIM Gegana dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah atau Jateng melaksanakan kegiatan disposal atau pemusnahan bahan peledak di wilayah Semarang, Minggu (22/3).
PUNCAK arus balik lebaran 2026 diprediksi akan tejadi besok 24 Maret 2026. Adapun arus balik mulai meningkat di sejumlah ruas jalur mudik di Jawa Tengah Senin (23/3),
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved