Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Bidik Mahasiswa Asing, UPI Siap Terus Berbenah

Naviandri
11/10/2023 16:20
Bidik Mahasiswa Asing, UPI Siap Terus Berbenah
Universitas Pendidikan Indonesia mewisuda sebanyak 6407 orang pada wisuda gelombang III.(Dok.Humas UPI)

SEBANYAK 18 mahasiswa internasional dari jenjang S1, S3, dan S3 lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tahun ini. Pada Wisuda Gelombang III   dipastikan dihadiri 8 orang perwakilan mahasiswa internasional yang berasal dari Italia, Tiongkok, Ghana, Korea Selatan, Uzbekistan, dan Thailand.

UPI mewisuda 6407 orang pada wisuda Gelombang III dan dilaksanakan dalam tiga hari. Rinciannya untuk jenjang pendidikan lulusan D-3 (Diploma) sebanyak 157 orang, lulusan S-1 (Sarjana) sebanyak 5401 orang, lulusan S-2 (Magister) sebanyak 674 orang, dan lulusan S-3 (Doktor) sebanyak 175 orang.

Rektor UPI Prof. H. M. Solehuddin menyebut wisuda adalah momen penting yang mencerminkan pencapaian para lulusan. Mereka bukan hanya sekadar menerima gelar
akademik, tetapi juga menerima kunci untuk pintu masa depan.

Baca juga: Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Komitmen Utamakan Kualitas ...

"UPI adalah tempat di mana para lulusan UPI tersebut, tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mengasah kemampuan kepemimpinan, dan menemukan hasratnya. Mereka telah menjadi bagian dari komunitas yang mendukung dan menginspirasi satu sama lain," kata Solehuddin di Bandung, Rabu (11/10).

Menurutnya, secara keseluruhan wisuda pada gelombang 3 tahun ini merupakan jumlah terbanyak yaitu 6407 orang. Dari jumlah itu di antaranya terdapat sejumlah mahasiswa internasional yang mengindikasikan bahwa UPI semakin terekoneksi dengan dunia luar. Untuk itu mereka harus terus meningkatkan diri.

"Di samping melakukan apa yang harus dilakukan, tentunya bagaimana kita memberikan informasi yang luas kepada khalaya, juga kita harus menjaga kualitas. Karena dengan terjaganya kualitas, secara otomatis akan menjadi alat bagi kita untuk menebarkan nama UPI secara keseluruhan," jelasnya.

Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Didi Sukyadi menambahkan, sebetulnya kalau jumlah lulusan yang ada itu masih jauh. Untuk persyaratan kepentingan WCU sama QS ranking, pemeringkatan akreditasi kan mestinya lebih banyak lagi. Dengan kondisi sekarang  menjadi PR UPI untuk terus menambah jumlah mahasiswa asing di tahun-tahun mendatang.

"Kita sudah membuat MoU dengan sebuah perusahaan di Tiongkok. Mereka akan mengirim mahasiswa ke UPI sekitar 200-an orang. Kemudian, dengan Uzbekistan juga sudah melakukannya dan mereka akan kirim lebih banyak lagi. Hanya saja persoalannya mungkin kita harus lebih siap dalam kaitannya dengan penyediaan asrama, kemudian juga penyediaan layanan administrasi, juga penyedia layanan pembelajaran di kelas," ungkapnya.

"Kita juga mendapatkan tawaran untuk melaksanakan pameran di Timor Leste. Mereka memerlukan informasi pendidikan untuk menyekolahkan para siswa di UPI," tambahnya.

Selain itu UPI juga menjalin kerja sama dengan Papua Nugini serta Thailand Selatan, sebuah kawasan di Thailand yang berbatasan dengan Semenanjung Malaysia. "Jadi usaha yang kita lakukan harus lebih keras lagi, mungkin dengan penyediaan beasiswa, kemudian penyediaan kerja sama-kerja sama dalam bentuk MoU, harus ditambah lagi," ujarnya. (AN/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya