Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCA-pandemi banyak para pelaku ekonomi kreatif yang sudah mulai
bangkit kembali. Pemerintah juga turut berupaya kembali membangkitkan
perekonomian masyarakat.
Salah satunya upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
dengan mengadakan BISA Fest di daerah. BISA Fest menjadi ajang untuk membangkitkan kembali para pelaku ekonomi kreatif termasuk pariwisata yang sempat terpuruk karena covid-19.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, Abdul Fikri Faqih, seusai menghadiri BISA Fest "Expo Produk Kreatif Sebagai Penunjang Wisata Perjalanan Insentif" yang digelar di Pantai Larangan, Desa Munjungagung Kabupaten Tegal, Jumat (28/7).
"Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kemenparekraf dalam
rangka memulihkan perekonomian dan pariwisata di daerah. Apalagi
kerap dilaksanakan di tempat wisata, sehingga bisa sekaligus untuk menjadi daya tarik wisatawan," ujarnya.
Dia menuturkan pariwisata tidak hanya objek yang ada di
gunung saja. "Tetapi wisata pantai salah satunya seperti Pantai Larangan juga perlu didorong agar ekonomi kreatif termasuk UMKM bisa termotivasi dan turut bangkit," ucap Fikri.
Sebagai wakil rakyat yang berada di Komisi X DPR RI, dia mengaku sangat
mendukung adanya BISA Fest. "Diharapkan BISA fest bisa terlaksana secara rutin dan merata."
Analis Kebijakan Ahli Muda Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Lanny Detiawati, menyampaikan bahwa kali ini BISA Fest dilaksanakan di Pantai Larangan Kabupaten Tegal untuk turut mendongkrak dan
membangkitkan UMKM, serta pelaku seni.
"BISA Fest menjadi ajang untuk memberdayakan para pelaku ekonomi kreatif, termasuk menyaring aspirasi dan kendala yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif agar bisa dicarikan solusinya," kata Lanny.
Lanny berharap melalui BISA Fest dapat membangun jiwa kreatifitas para
pelaku ekonomi kreatif untuk mempertahankan seni budaya khas daerahnya.
"Termasuk keunikan-keunikan yang ada di tempat wisata agar bisa menjadi
daya tarik wisatawan." (N-2)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Mayoritas pelaku usaha kreatif merupakan usaha mikro dan kecil yang berkembang terutama di wilayah perkotaan.
Penulisan konten digital kini menjadi salah satu sektor kreatif yang berkembang paling cepat dan mampu membuka peluang ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved