Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri di wilayah Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, PT PLN Sulawesi bakal membangun Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 Kilo Volt (KV) dari Kendari (Kelurahan Watubangga) dan Andowia (Konawe Utara) di Sulawesi Tenggara sampai di Bungku (Sulawesi Tengah).
PLN Sulawesi melakukan konsultasi publik studi analisis dampak lingkungan (Amdal) bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kota Kendari, dan tokoh masyarakat, Rabu (24/5).
Selain itu, PLN UIP Sulawesi juga sedang dalam tahap proses sosialisasi
dan pembahasan analisis dampak lingkungan di masyarakat.
Officer Lingkungan PT PLN Sulawesi, Edya Pitoyo, mengungkapkan pembangunan SUTET membentang antara Sulawesi Tenggara ke Sulawesi Tengah dengan jumlah tower sebanyak 568 titik, dilengkapi tiga gardu induk. "Saat ini sedang dalam proses menuju pembangunan."
Tiga gardu induk, lanjutnya, dibangun di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Langgikima di Konawe Utara , serta di Kecamatan Bungku,
Morowali," ungkapnya.
Edy mengatakan, selain untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, pembangunan SUTET ini juga untuk memenuhi kebutuhan industri pertambangan yang permintaannya mulai meningkat di Kabupaten Morowali, Konawe, dan Konawe Utara.
"Untuk rencana pembangunan kami sedang upayakan perizinannya.
Mudah-mudahan tahun 2023 ini sudah selesai semua, termasuk perizinan dan pembebasan lahannya. Kemudian, Insya Allah pada 2024 sudah bisa
dimulai kegiatan konstruksinya. SUTET sudah beroperasi pada 2025," tambahnya. (N-2)
Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan integrasi energi terbarukan yang bersifat fluktuatif, keamanan pasokan listrik menjadi elemen krusial.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Sebanyak 4.993 personel disiagakan selama periode siaga Natal dan Tahun Baru.
Selain pasokan listrik aman selama periode Nataru, Kementerian ESDM juga memastikan pengguna kendaraan listrik akan mendapatkan fasilitas prima selama perjalanan mudik atau liburan.
PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah pulih sepenuhnya pascabencana. Pemulihan ini ditandai dengan beroperasinya kembali 20 Gardu Induk (GI) yang ada di Aceh,
PLN menetapkan 27 lokasi prioritas, 76 lokasi VVIP, serta 36 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh wilayah kerja UIW NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved