Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Teman Sandi mengadakan beragam kegiatan di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (16/4). Kegiatan yang digelar berupa pengajian hingga tausiyah dan buka puasa bersama warga yang diramaikan oleh sejumlah warga sekitar Kabupaten Tabanan. Dari kegiatan itu, Sandiaga memperoleh dukungan dari ratusan orang warga di sana.
Kegiatan relawan Teman Sandi di Kabupaten Tabanan dibuka dengan kegiatan keagamaan yaitu pengajian. Dalam kegiatan itu, relawan Teman Sandi mengajak para warga untuk mengaji bersama hingga membacakan doa-doa.
Kegiatan pengajian ini juga termasuk suatu forum pembelajaran. Pengajian ini salah satu bentuk wadah dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam yang dipimpin seorang ustaz.
Baca juga: Masyarakat Tasikmalaya Dukung Sandiaga Maju Ke Pilpres 2024
Pengajian yang diadakan oleh Teman Sandi di Kelurahan Antapan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan itu, diramaikan oleh puluhan orang masyarakat sekitar.
Mereka terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengajian tersebut. Bahkan salah satu warga mengaku jika kegiatan ini sangat baik apalagi di bulan Ramadan.
“Kegiatan pengajian ini sangat bagus, apalagi di bulan suci Ramadan ini. Saat kita sebagai umat Muslim dianjurkan memperdalam ilmu agama dan memperbanyak pahala,” ujar Mulyani, salah satu warga.
Baca juga: Teman Sandi Bantu Dorong Penurunan Angka Kecelakaan di Kalsel
Warga di sana juga turut memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno dengan harapan, Sandiaga bisa terpilih menjadi Presiden pada 2024 mendatang serta terus mendorong peningkatan UMKM, perekonomian, serta pariwisata lokal.
Masih di Kabupaten Tabanan, Teman Sandi melanjutkan kegiatan di Kelurahan Parean, Kecamatan Baturiti. Kegiatan yang digelar di sana adalah tausiyah dan buka puasa bersama yang diramaikan oleh puluhan masyarakat yang ada di sekitar.
Kegiatan ini bertujuan menjalin dan mempererat tali silaturahmi antarsesama, serta berbagi kebahagian dan kemudahan di bulan suci Ramadan. Seusai berbuka puasa, kegiatan pun ditutup dengan deklarasi dukungan kepada Sandiaga Uno.
“Semoga Pak Sandiaga bisa terpilih menjadi Presiden pada 2024 nanti. Terima kasih Teman Sandi telah merangkul kita untuk mendukung pak Sandi,” ujar Andie, salah satu warga. (RO/Z-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved