Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah daerah di Indonesia sudah mulai memasuki musim panen raya, salah satunya kawasan sentra padi di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Yang menarik perhatian, para petani memilih menjual hasil panen mereka kepada tengkulak atau swasta ketimbang Perum Bulog. Itu dilakukan karena pihak swasta bersedia membeli dengan harga yang lebih tinggi.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), petani memilih menjual gabahnya ke tengkulak alias pengumpul, ketimbang kepada bulog, karena harga beli yang ditawarkan lebih tinggi.
Baca juga: Serikat Petani Menyambut Baik Panen Raya Padi
“Harga yang ditawarkan lebih tinggi meskipub selisihnya cuma Rp300 hingg Rp500 per kilogram (kg). Petani lebih memilih menjual gabah ke tengkulak,” ujar Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel Muhammad Yunus.
Yunus menyebut sekarang para petani sudah pintar. Mereka menunggu siapa yang memberi penawaran lebih bagus.
Baca juga: Jokowi Minta Harga Gabah Segera Ditentukan
"Mereka pasti menjual ke pihak yang mau beli dengan harga tinggi,” tuturnya.
Selain itu, para petani juga mengecek, apakah timbangan yang digunakan para pembeli sudah ditera (diuji) atau belum demi memastikan keakuratan timbangan. Jika pembeli membawa alat timbangan yang belum ditera, mereka enggan menjual hasil panen mereka..
Yunus mengatakan, saat ini, harga gabah kering panen (GKP) yang ditawarkan pengepul kepada para petani berkisar Rp5.300 hingga Rp5.500 per kg.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulawesi Selatan dan Barat Bakhtiar AS mengatakan pihaknya mengaku tidak mengalami kesulitan dalam menyerap gabah milik petani. Untuk saat ini, jumlahnya belum besar akrena memang panen baru dimulai.
“Kami serap secara bertahap karena panen baru mulai. Saat ini yang sudah masuk musim panen baru di wilayah-wilayah sentra seperti Kabupaten Wajo, Bone, Sidenreng Rappang, Soppeng, dan Kota Parepare,” tutur Bakhtiar.
Ia pun memastikan bahwa harga beli yang diterapkan Bulog sudah sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang berlaku 11 Maret 2023, sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 62/KS.03.03/K/3/2023 tentang Fleksibilitas Harga Gabah atau Beras dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Berdasarkan ketentuan tersebut, Bulog bisa menyerap gabah petani seharga maksimal Rp5.000 per kg untuk GKP. Adapun, untuk Gabah Kering Giling (GKG) di penggilingan dihargai Rp6.200 per kg, GKG di Gudang Perum Bulog Rp6.300 per kg, dan beras di Gudang Perum Bulog Rp9.950 per kg. (Z-11)
PEMERINTAH Kabupaten Pati secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah seluas 5,2 hektare kepada Perum Bulog.
PT BNI Life Insurance (BNI Life) menjalin kerja sama strategis dengan Perum Bulog dalam pengelolaan Program Kesejahteraan Hari Tua bagi karyawan.
HARGA beras di pasar dunia dilaporkan mengalami penurunan drastis hingga lebih dari 40% dibandingkan tahun lalu.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memprediksi bahwa stok beras yang dikuasai Bulog hingga akhir tahun bakal berada di angka 3,57 juta ton.
Perum Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait setelah korban banjir menjarah stok beras dan minyak goreng di Gudang Bulog Sibolga.
Selain bantuan tersebut, Bulog juga mengeluarkan CPPD milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebanyak 1.200 kilogram beras.
Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Cari tahu kapan musim rambutan tiba di Indonesia. Simak jadwal panen raya, jenis rambutan termanis, dan tips memilih buah yang dagingnya 'ngelotok'.
Presiden Prabowo Subianto mengungkap upaya penyuapan terhadap dirinya dan menolak melihat daftar perusahaan pelanggar hukum demi menghindari konflik kepentingan.
Presiden Prabowo Subianto memberikan hormat militer kepada ribuan petani di Karawang sebagai apresiasi tertinggi atas keberhasilan swasembada beras 2025.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri panen raya padi di Karawang, Jawa Barat, sekaligus menyampaikan pengumuman resmi mengenai capaian swasembada beras nasional 2025.
Pengumuman swasembada pangan perlu disertai kejelasan definisi dan konteks produksi. Ia mengingatkan secara historis, panen raya padi di Indonesia berlangsung pada Februari hingga Mei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved