Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Musra Sumut Diharap Munculkan Nama Pemimpin yang Pro Rakyat

Mediaindonesia.com
11/3/2023 21:00
Musra Sumut Diharap Munculkan Nama Pemimpin yang Pro Rakyat
Para peserta Musra Relawan Jokowi XVIII Sumut di Selecta Convention Hall Medan Sabtu (22/3).(Dok.Musra)

PENANGGUNG jawab Musyawarah Rakyat (Musra) XVIII Sumatera Utara, Budi Arie Setiadi memuji antusiasme masyarakat Sumut menghadiri Musra. Budi menegaskan bahwa Musra menjadi media demokratsi mengakomodasi keinginan rakyat.

“Rakyat adalah pemegang demokrasi. Sampaikan aspirasi dengan gembira. Singkirkan politik identitas dari panggung politik Indonesia. Pemilu 2024 harus jadi ajang konsolidasi, bukan jadi ajang konflik," kata Budi.

Baca juga: Erick Thohir Figur Cawapres Penguat Elektoral Capres

Ia pun berharap, Musra Sumut memunculkan nama pemimpin nasional yang bisa melanjutkan agenda kerakyatan dan program Presiden Jokowi. "Kami berharap memunculkan program dan pemimpin harapan rakyat. Calon pemimpin nasional yang mengakar yang mampu melanjutkan Pak Jokowi."

Musyawarah Rakyat (Musra) XVIII dilaksanakan di Selecta ConventionHall, Medan, Sumatera Utara, Sabtu, (11/3). Musra menjadi ajang menjaring calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden untuk Pemilu 2024.

Salah satu peserta dari kalangan peternak lobster bernama Andre menyatakan dukungannya kepada  Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Dia menilai Moeldoko sebagai Ketua Umum Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) dapat membangkitkan pertanian di Indonesia.

“Kali ini saya mendukung KSP karena Moeldoko adalah Ketum HKTI dan itu akan membangkitkan pertanian di Indonesia,” ujar Andre. Alasan lain dirinya mendukung adalah karena Moeldoko ia anggap sosok yang berjasa bagi Presiden Joko Widodo. Menurutnya Moeldoko menjadi kepanjangan tangan Presiden Jokowi dalam merealisasikan semua kebijakannya.

“Satu lagi, sebagai orang yang paling berjasa bagi Presiden, maka Moeldoko bisa melanjutkan kebijakan yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi. Oleh sebab itu, saya bertekad akan mendukung Moeldoko sebagai Capres. Moeldoko untuk NKRI,” kata Andre.

Menurut laporan Wakil Ketua Nasional Musra, Mudhofir Khamid, nama Moeldoko memang menempati posisi kedua dengan raihan suara sebesar 17,85%. Sedangkan di peringkat pertama adalah Ganjar Pranowo yang memeroleh 21,90% dari total 1362 peserta dari beberapa kali Musra.

Moeldoko unggul dari para pesaingnya seperti Arsjad Rasjid 12,64%, Sandiaga Uno 11,83%, Mahfud MD 8,52%, Puan Maharani 6,03%, Khofifah Indar 5,22%, Agus Harimurti Yudhoyono 4,77%, Ridwan Kamil 3,97%, Erick Thohir 3,45%, dan lainnya 3,82%. Perolehan suara Moeldoko tetap stabil di Musra XXII Sulteng. Mantan Panglima TNI di era Presiden SBY ini, mendapat suara 15,31% dari total peserta 1.916. Di peringkat pertama masih ditempati oleh Ganjar Pranowo meraih 16,73%.

Adapun nama-nama seperti Mahfud MD 12,47%, Arsjad Rasjid 8,97%, Rusdi Mastura 8,40%, Longki Djanggola 6,42%, Sandiaga Uno 5,85%, Agus Harimurti Yudhoyono 4,18%, Anies Baswedan 2,40%, Ridwan Kamil 1,78%, dan lainnnya 3,97%.

Begitupun di Musra-musra sebelumnya. Di Musra se-Tanah Papua yang digelar di GOR Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat (25/02). Dari 1.776 peserta Musra, sebanyak 31,21% (367 suara) di antaranya memilih Moeldoko. Hasil yang sama juga didapatkan di Musra XX Kalimantan Utara (Kaltara) di Tarakan (26/2). (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya