Sabtu 14 Januari 2023, 13:05 WIB

TNI-Polri Diharap Bertindak Tegas dan Terukur Terhadap Pengacau Keamanan

Mediaindonesia.com | Nusantara
TNI-Polri Diharap Bertindak Tegas dan Terukur Terhadap Pengacau Keamanan

MI/YOHANES MANASYE
Ilustrasi. Suasana duka menyambut kedatangan jenazah Yohanes Rangkas di Desa Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, NTT

 

SELURUH masyarakat dipastikan mendambakan stabilitas keamanan dan suasana kondusif. Karena hanya dengan begitu mereka bisa berusaha dengan baik dan menyekolahkan anak-anak mereka dengan tenang. Selain dengan suasana yang kondusif, pemabangunan pun dipastikan bisa berjalan lancar/

Untuk itu Aliansi Mahasiswa Milenial Indonesia (AMMI) berharap apara TNI-Palri bisa bertindak lebih tegas dan terukur dalam menghadapi para pengacau keamanan. Salah satunya adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

"KKB ini kejam. Mereka menyerang warga sipil yang tidak bersalah. Merusak fasilitas umum yang dalam undang-undang internasional sangat dilarang untuk diserang sekalipun dalam keadaan perang. Belum lagi dari pihak aparat keamanan yang berjatuhan," kata Nurkhasanah dalam keterangannya, Sabtu (14/1).

Atas dasar fakta tersebut, Nurkhasanah meminta TNI-Polri untuk menindak tegas KKB yang tidak memiliki rasa kemanusiaan. Juga menyelesaikan masalah KKB dengan strategi terukur. "KKB nggak punya rasa kemanusiaan dan pantas menerima hukuman."

Ia menilai sejauh ini pemerintah telah berupaya menghadapi KKB dengan mengedepankan cara humanis dengan mencoba mengedapankan dialog persaudaraan. Hal itu perlu dilanjutkan. Namun terkadang tindakan tegas juga diperlukan  jika mereka menyerang masyarakat

"Pendekatan humanis nggak membuat mereka sadar. Saatnya TNI Polri bersatu mengembalikan kondisi daerah-daerah seperti Kabupaten Pegunungan Bintang dan Nduga kondusif," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin mendukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melalui jajarannya untuk lebih tegas dalam menindak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.  Wapres menekankan aksi KKB sejatinya terjadi di bagian kecil daerah di Papua. Hal itu berdasarkan tinjauan langsungnya beberapa saat lalu yang melakukan kunjungan kerja selama lima hari.

"Papua itu kondusif dan aman. Saya lima hari berputar-putar dari Jayapura, Merauke, Timika, Kaimana, sampai ke Biak. Kalaupun ada (KKB) itu sebenarnya di daerah kelompok kecil saja," ujarnya. (RO/A-1)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Ratusan Anak TK Sambut Peresmian Solo Safari

👤Widjajadi 🕔Jumat 27 Januari 2023, 14:14 WIB
Kawasan seluas 13,9 hektare (ha) itu menghadirkan lebih dari 347 individu satwa dari total 87 spesies satwa endemik Indonesia yang terancam...
Dok. Traveloka

5 Rekomendasi Hotel Murah di Bandung, Tetap Nyaman dan Lengkap

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:43 WIB
Jika pergi berlibur ke Bandung, Anda perlu mencari tempat menginap yang nyaman dan terjangkau. Tidak perlu mahal, karena ada banyak hotel...
MI/Ardi Teristi

Wisata Umbul Jumprit Temanggung Ditata Ulang

👤Tosiani 🕔Jumat 27 Januari 2023, 13:21 WIB
Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan penataan ulang kawasan wisata Umbul Jumprit bertujuan mendorong perkembangan wisata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya